INILAH.COM, London - Asosiasi sepakbola (FA) Inggris membuat pernyataan resmi terkait pemakaian jejaring sosial, termasuk Facebook dan Twitter. Jika tak berhati-hati pemain bisa kena sanksi.
Twitter, Facebook dan Blog menjadi bagian tak terpisahkan dari pesepakbola Inggris. Bukan hanya pemain, manajer Liverpool Kenny Dalglish pun punya akun Twitter. Akhir-akhir ini, jejaring sosial mulai menimbulkan kontroversi.
Termasuk akun twitter milik Ryan Babel yang memublikasi foto wasit Howard Webb yang ‘didandani’ memakai jersey Manchester United. Kala itu, Babel yang sedang memperkuat Liverpool pun dikenai denda 10 ribu poundsterling (Rp 143 juta).
Hal itu kemungkinan mendasari FA mengeluarkan peringatan pada pemain atau pelatih yang aktif di jejaring sosial. Penggunaan Twitter, Facebook atau Blog tak dilarang. Namun, jika mengeluarkan komentar kontroversial, FA akan menjatuhkan sanksi.
“Harus dipahami bahwa komentar di situs-situs itu merupakan komentar pada publik dan terkait Aturan E3 FA. Tiap komentar tak pantas, menodai pertandingan, mengancam, kata kasar atau menghina akan berakibat pada aksi indisipliner,” pernyataan FA.
Lebih jauh, pemain harus mengingat bahwa posting di jejaring sosial yang pemain yakini hanya bisa diketahui orang tertentu akan tetap bisa menjadi domain publik. “Konsekuensinya, isi dan posting itu harus diperhatikan dengan seksama”.
FA mengingatkan, posting di jejaring sosial juga bisa berakhir pada penuntutan di pengadilan sipil oleh pihak-pihak yang terkait di dalamnya, tambah FA. [vin]