INILAH.COM, Jakarta - Pelatih kepala tim nasional Indonesia U-23 Alfred Riedl meminta anak-anak asuhnya untuk tidak melakukan kesalahan elementer lagi pada laga leg kedua Pra Olimpiade melawan Turkmenistan pada 9 Maret mendatang.
Pasukan Garuda Muda dibuat merana pada laga leg pertama Pra Olimpiade di Stadion Jaka Baring, Palembang, Rabu (23/2/2011). Pasukan Merah putih takluk di tangan Turkmenistan dengan skor cukup mencolok 1-3.
Terkait hal itu, pelatih kepala Alfred Riedl meminta anak-anak asuhnya itu untuk tidak lagi membuat kesalahan-kesalahan elementer di laga leg kedua di kandang Turkmenistan pada, Rabu (9/3/2011).
"Setelah hasil 1-3 di Jakarta yang membuat kami tidak beruntung, pertandingan di sana akan jadi sulit bagi kami," kata Riedl seusai menjalani sesi latihan, Minggu (27/2/2011) pagi di Lapangan C Gelora Bung Karno, Jakarta.
Meskipun mengakui bahwa peluang anak-anak asunya untuk lolos ke babak selanjutnya hampir tidak ada, namun pelatih berkebangsaan Austria itu tetap menginginkan anak-anak asuhnya itu tampil dengan performa terbaik di laga leg kedua nanti.
Untuk mengatasi tekanan berat di markas Turkmenistan nanti, Riedl telah menyiapkan pola latihan khusus. "Kami coba bermain taktik, teknik, dan tekel, termasuk memainkan teknik dua kali sentuhan bola dan melatih finishing bagi striker," tambahnya.
Tetapi, Riedl masih belum bersedia mengungkapkan susunan pemain yang akan diturunkan menghadapi tim tuan rumah nanti. Hal ini dikarenakan masih banyaknya pemain yang mengalami cedera dan harus menjalani masa pemulihan.