Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 00:59 WIB

Dr Rafi Ghani, 1,5 Tahun Praktik di Persib

Oleh : Daddy Mulyanto | Jumat, 4 Maret 2011 | 15:30 WIB

Berita Terkait

Dr Rafi Ghani, 1,5 Tahun Praktik di Persib
dokter tim Persib Bandung, dr Rafi Ghani - inilah.com/Daddy Mulyanto

INILAH.COM, Bandung - Sebelum bertugas menjadi dokter tim Persib Bandung, dr Rafi Ghani mengaku sama sekali tak mengenali nama-nama awak tim Maung Bandung.

Bahkan, nama Manajer Persib Umuh Muchtar pun baru dikenalnya setelah ia resmi menjadi bagian tim awal kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.

Sebelumnya, Persib ditanggani dr Ia kurnia, namun karena kesibukannya Ia mengundurkan diri pada akhir LSI 2008/2009. Rafi sendiri mengaku melamar menjadi dokter tim Persib karena ditawari salah satu rekannya sesama dokter.

"Saat itu, saya ditawari temen. Ia menawarkan untuk menjadi dokter tim Persib. Saat itu saya langsung tertarik, meskipun sama sekali tidak mengenal siapa yang ada di tim Persib saat itu," kata Rafi.

Menerima tawaran menjadi dokter tim Persib, menjadi tantangan tersendiri baginya. Sebab pekerjaan tersebut baru pertama dilakoninya. "Prosesnya serba mendadak, karena saat itu Persib sangat membutuhkan dokter, setelah dokter sebelumnya Pak Ia mengundurkan diri," terangnya.

Sat Rafi menyanggupi, ternyata ada beberapa syarat yang harus dimilikinya yaitu harus memiliki sertifikat dokter olah raga dari PT Liga Indonesia (LI).

"Saat itupun saya langsung mengikuti pelatihan di Jakarta. Lucu memang, karena saat itu saya mendapat pertanyaan siapa manajer Persib, dan saya belum tahu. Untung saya sempat meminta nomor telepon salah satu ofisial tim Persib yaitu Pipin, saya langsung telepon dia menanyakan itu," kenang Rafi.

Setelah satu setengah musim bergabung dengan Persib, pria bertumbuh tambun ini sudah mengenali seluruh awak Maung Bandung, mulai dari jajaran manajer, tim pelatih, ofisial, dan pemain. Bahkan kini Rafi kini menjadi orang dekat pelatih Daniel Roekito, yang selalu siap mengantar pria asal Rembang itu berwisata kuliner di Bandung.

Selama menanggani pemain yang cedera dan mengikuti kemanapun Persib bermain, banyak pengalaman baru yang diperoleh. Salah satunya, kini tak hanya Persib yang diketahuinya, tapi beberapa tim lain pun sudah dikenalnya.

"Dulu saya jarang melihat Persib bermain, malah terkadang acuh. Tapi sekarang saya harus menyaksikan pertandingan Persib. Saking seringnya, Persib sekarang sudah ada dalam hati saya. Saat Persib menang, saya merasakan kebahagiaan. Sebaliknya saat kalah, hati saya merasa sakit, apalagi kalau kalahnya karena dikerjain wasit," beber Rafi.[den]

Komentar

Embed Widget
x