Rabu, 22 Oktober 2014 | 20:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Indonesia No. 2 di AFC U-13 Festival di Malaysia
Headline
Yeyen Tumena
Oleh: Nurcholish MA Basyari
Bola - Rabu, 8 Juni 2011 | 17:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Tim Nasional Indonesia usia di bawah 13 tahun (U-13) menempati peringkat kedua di AFC U-13 (Boys) Festival of Football 2011 di Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Timnas Garuda Muda Indonesia setingkat di bawah Thailand dengan selisih satu kemenangan atau tiga poin. Dari total 10 laga di ajang yang diikuti tim dari sembilan negara anggota Konfederasi Sepakbola Asia zona Asia Tenggara itu, Garuda Muda menang enam kali, seri dua kali, dan kalah dua kali. Adapun Thailand menang tujuh kali, seri satu kali, dan kalah dua kali.

Pelatih Timnas U-13 Yeyen Tumena memuji produktivitas mencetak gol anak-anak Tim Merah Putih selama mengikuti ajang yang berlangsung 2-6 Juni itu. “Total, mereka membukukan 26 gol dengan kebobolan lima gol dari 10 pertandingan yang mereka mainkan,” ungkap Yeyen Tumena kepada INILAH.COM, Rabu (8/6/2011).

Timnas muda Indonesia itu tercatat beberapa kali menang besar dengan menceploskan gol cukup banyak di ajang yang diikuti 18 tim itu. Di hari pertama, dua tim Indonesia mencukur Laos 8-0 dan Myanmar 4-1. Di hari kedua, giliran Singapura digunduli 3-0 dan sehari kemudian Myanmar kembali tumbang 4-1 atas timnas U-13 Indonesia. Adapun Thailand hanya sekali panen gol ketika menumbangkan Kamboja 2-11 dan selebihnya mereka membukukan 1-3 gol di pertandingan lainnya.

Meski demikian, Yeyen mengingatkan misi penyelenggaraan pertandingan U-13 itu lebih menekankan pada aspek bersenang-senang menikmati pertandingan secara alami dan fair sebagaimana layaknya anak-anak. Karena itulah, jelasnya, ajang tersebut dikasih embel-embel festival sepakbola.

“Untuk pembinaan usia muda, yang terpenting biarkan mereka menikmati permainan dan membuat mereka mencintai sepakbola karena ketika sudah mencintai, mereka akan melakukan apapun untuk sepakbola,” ujar bekas pelatih Timnas U-16 Uzbekhistan kelahiran Padang, Sumatra Barat, 16 Mei 1976 itu.

Menurut penekanan tentang hal itu sangat penting untuk menumbuhkan sikap fairness dan mencegah tindakan yang tidak sehat para pengurus sepakbola dalam pembinaan pemain usia muda, seperti mencomot pemain lain yang bukan binaan mereka dan mencuri umur demi meraih kemenangan secara instan.

“Jam terbang dan pengalaman internasional yang terpenting dalam pembinaan pemain usia muda. Ada saatnya nanti mereka (pemain U-13) merasakan berkompetisi. Semua peserta (AFC U-13 (Boys) Festival of Football 2011) dikasih sertifikat dan medali oleh AFC,” katanya seraya mengharapkan semua pemangku kepentingan (stakeholders) sepakbola menyadari bahwa di olahraga kulit bundar itu, proses jauh lebih berharga ketimbang gelar juara. [nic]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
ferry ardiansya tursiman
Rabu, 8 Juni 2011 | 22:49 WIB
pemain timnas semangat pantang menyerah walaupun musuh manapun ...? pengurus pssilah yg harus betul'memperjuangkan sepak bola indo benai wasit dan liga indonesia
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER