Kamis, 17 Mei 2012 | 07:03 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Wim Harus Mencontoh Mourinho'
Headline
inilah.com/Ardhy Fernando
Oleh: Reza Adi Surya
Bola - Kamis, 8 September 2011 | 08:45 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kekalahan yang dialami Indonesia atas Bahrain masih meninggalkan masalah. Sosok pelatih Wim RIjsbergen menjadi sasaran tembak banyak pihak.

Indonesia takluk dari Bahrain 0-2, Selasa (6/9) dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014. Meski bermain di kandang sendiri, Indonesia tidak mampu berbuat banyak.

Banyak pihak yang menyayangkan ucapan yang keluar dari pelatih timnas, Wim Rijsbergen. Pelatih asal Belanda itu terkesan menyalahkan para pemainnya dan menolak dirinya dikritik.

"Pemain tak siap bermain bola lambung, tetapi juga tidak bagus memainkan bola-bola pendek... Ini bukan tim saya ," ujar pelatih pada jumpa pers pascapertandingan.

Bagi Yusuf Kurniawan, pengamat bola, hal tersebut bukanlah contoh positif bagi seorang pelatih sepak bola.

"Seharusnya Wim mencontoh Jose Mourinho. Ketika Real Madrid bertubi-tubi dikalahkan oleh Barcelona, ia tidak pernah membebankan hal tersebut kepada pemain. Ia mengaku sebagai sosok yang bertanggung jawab," ujar Yusuf dalam sebuah acara talkshow di tvOne, Rabu (7/9).

Indonesia akan kembali bertanding dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014 kontra Qatar, 11 Oktober mendatang di Stadion Gelora Bung Karno.

Sebagai pembanding, saat kekalahan dari Barcelona musim lalu, Madrid terus didera kritikan. Yang dilakukan oleh Mourinho saat itu adalah melarang pemainnya mengeluarkan pernyataan dan kepada media dia mengatakan, "Biar saya yang menanggung beban ini, mereka hanya pemain."[yob]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
22 Komentar
de
Senin, 12 September 2011 | 00:15 WIB
aku sempat menaruh harapan terhadap kepengurusan pssi saat ini tetapi melihat keputusan-keputusan yang diambiloleh mereka belakangan ini aku malah jadi skeptis.terus mau gimana yaa..
padang mania
Minggu, 11 September 2011 | 13:05 WIB
junjung sportifitas
irfan
Sabtu, 10 September 2011 | 15:15 WIB
sepanjang pertandingan wim selalu sibuk dengan buku catatannya. pada dasarnya yang kita butuhkan adalah pelatih, bukan notulis.
fulunx_
Sabtu, 10 September 2011 | 00:43 WIB
buang ajj wim jng latih tim ina lgii prgii luu sno jauh2., djohar arifin gntii dng platih timnas qt,klw bisa gnti am platih yg brkualitas eropa,kyak anceloti tw rafael benitez,2 platih itu kn skr lgii nganggur,. klw boleh saran sii,. diantara 2 platih itu ambil aja salah satu,klw bsaa sii anceloti, gya pormasi ancelotikan sma kyk gya prmainan tim2 ina, yg slalu memainkn bola2 pendek,. gg kyk prmain wim,klw wim siih slalu mmainkan prmainan bola2 jauh/ lambung, gg pas bgd dng gya prmainn timnas qt,. ganti wim scpat y am carlo anceloti.,
Suhadi Rizki
Jumat, 9 September 2011 | 23:29 WIB
Yang Terpenting adalah Sinergi Team..... PSSI harus mampu menciptakan SINERGI TIMNAS dengan Pelatih.....
tajudin
Jumat, 9 September 2011 | 21:59 WIB
maka'y pak djohar klw milih pelatih jgn dr negeri penjajah!!
bobo
Jumat, 9 September 2011 | 21:38 WIB
@musomadiun... bisanya nggacor tok dasar mental PKI, gimana kalo lu yang jadi pemain, belum tentu juga lebih baik....PSSI makanya kalo mau tanding jangan ganti pelatih mendadak...mana bisa instan doank
Jumat, 9 September 2011 | 16:17 WIB
Om Wim Menir kebanyakan cungur..giliran kalah ber turut2 aja nyalahin pemain.Ahhh mental kumpeni banget deh!!!! PSSI juga payahhhhhhhhhhhh....lagi bagus2 nya timnas langsung di jatuhin dengan mengganti pelatih yang kwalitasnya dibawah.Paling bentar lg supporter pd maless sm PSSI skrg.
yudi
Jumat, 9 September 2011 | 12:50 WIB
GANTI WIM DENGAN ALFREDE !!!!
MUSO M A D I U N
Kamis, 8 September 2011 | 15:58 WIB
MEMANG KENYATAANNYA PEMAIN TIMNAS MENTAL TAHU STAMINA TEMPE..LIAT AJA SENDIRI..KONTROL BOLA GA BISA LENGKET..SALAH UMPAN..DRIBING BOLA AJA BELEPOTAN...NENDANG KE GAWANG NGACENG ALIAS MELAMBUNG TINGGI...REALISTIS AJA KALO PEMAIN ASLI INDONESIA BLUM LAYAK MAIN DI DUNIA...LAYAKNYA CUKUP DI DLM NEGERI AJA..KALO KALAH NYALAHIN WASIT...COBA KALO MAIN TARAF INTERNASIONAL..JATUH MINTA PELANGGARAN MA WASIT GA DI KASIH MENCAK2..EMANG DASAR MENTAL TEMPE...CUMEN BOAS DOANG YG MENTAL PAPUA..TOPPP MARKETOP BOAS...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.