Find and Follow Us

Sabtu, 18 Januari 2020 | 10:42 WIB

Persija Siap Seret PSSI ke Meja Hijau

Oleh : Boy Leonard Pasaribu | Jumat, 7 Oktober 2011 | 22:23 WIB
Persija Siap Seret PSSI ke Meja Hijau
Persija - jakmania.org
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Ketua umum Persija Jakarta yang terpilih Juli lalu, Ferry Paulus, berusaha sekuat tenaga untuk memperoleh kembali hak pengelolaan Macan Kemayoran.

Menjelang bergulirnya musim 2011/12, terdapat tiga badan hukum yang mengaku sebagai pengelola sah Persija, yakni kubu Nachrowi dengan PT. Persija Jakarta, kubu Bambang Sucipto dan Hadi Basalamah dengan PT. Persija Jaya serta kubu Benny Erwin dan Ferry Paulus dengan PT. Persija Jaya Jakarta.

Dalam verifikasi awal yang dilakukan PSSI, kubu Nachrowi meraih 14 poin, kubu Bambang dan Hadi hanya 17 poin sementara kubu Benny dan Ferry jauh lebih unggul dengan 90 poin.

Meski Ferry mengklaim telah memenuhi segala macam dokumen legalitas, termasuk Surat Keputusan dari pemerintah Kota Madya Jakarta Pusat, PSSI justru memenangkan badan hukum yang digawangi Hadi Basalamah, mantan CEO klub LPI, Jakarta FC, yang kemudian melakukan merger dengan PT. Persija Jakarta.

Tak main-main menyelesaikan masalah ini, Ferry menunjuk Gusti Randa sebagai kuasa hukumnya.

"Masalah ini sudah di-back-up oleh Gusti Randa sebagai kuasa hukum. Sejarah Persija yang yang dimiliki klub-klub amatir Persija tidak bisa dikesampingkan. Karena saham-saham Persija juga dimiliki oleh anggota klub," ujar Ferry di kantor PSSI, Jakarta, Jumat (7/10/11).

"Saya berharap Exco (Komite Eksekutif PSSI) bisa mendengarkan semua pernyataan kami. Kami di Persija yakin, apa yang dilakukan dengan baik dan hasilnya akan baik," lanjutnya.

Ferry juga tak mengakui adanya merger. "Merger tidak ada, tidak bisa seperti itu. Artinya klub tidak akan mengakui merger," tegasnya.

Gusti Randa kemudian menegaskan bahwa pihaknya selaku kuasa hukum kubu Ferry Paulus meminta PSSI mencabut keputusannya.

"Setelah mempelajari dengan seksama. Maka sore hari ini, kami selaku kuasa hukum akan memberikan somasi kepada PSSI atas SK 34jha/2011 tentang daftar klub yangh ikut liga prima 2011/12," ujarnya di tempat yang sama.

"Dalam rentang waktu 3x24 jam. Kami minta PSSI segera mencabut dan menganulir Surat Keputusan yang ditetapkan. Jika dalam waktu 3x24 jam tidak melakukan apa yang kami minta, kami kuasa hukum akan bawa masalah ini ke pidana dan juga perdata," tandasnya.

Komentar

x