Kamis, 17 Mei 2012 | 07:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Persija Versi Toni Tobias Didukung Pangcab PSSI?
Headline
jakmania.org
Oleh: Boy Leonard Pasaribu
Bola - Minggu, 6 November 2011 | 00:18 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – PT Persija Jaya mengungkapkan keyakinannya mengenai keabsahan mereka sebagai pengelola Persija Jakarta, ditengah polemik dualisme kepengurusan.

Tim Persija Jakarta di bawah pengelolaan PT Persija Jaya dengan Direktur Utama PS Gurning dan ketua umum Toni Tobias menggelar laga uji coba dengan hasil akhir kemenangan 4-2 atas Persitara Jakarta Utara.

Selain direktur utama dan ketua umum, hadir pula ketua Yayasan Persija Jakarta Pusat, Kolonel Rifaid Ismail serta Ketua Pengurus PSSI Cabang Jakarta Pusat, Muhayat.

Muhayat tak mau berkomentar seputar dualisme kepengurusan yang terjadi di tubuh Macan Kemayoran. Namun kehadirannya di laga ini menyiratkan keberpihakannya.

Sementara Gurning mengklaim bahwa kubunya adalah pengelola yang sah, sementara pihak lain dianggapnya hanya mengaku-aku.

“Kami sadari itu, bahkan opini menjadi merugikan kami. Tapi bukan berarti kami berpangku tangan, melainkan kami bekerja keras membentuk tim, dan hasilnya seperti yang ada lihat,” kata Gurning.

Meski diakui PSSI sebagai pengelola sah Persija Jakarta, sejauh ini belum ada bintang-bintang Persija pada musim sebelumnya yang bergabung dengan timnya, seperti Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan.

“Hingga detik ini kami masih menunggu mereka, kuota pemain masih tersisa. Sedangkan Ifran Bachdim masih dalam tahap proses karena kontraknya masih ada di Persema Malang,” kata dia.

Pemain bintang Persija masih bertahan di bawah kepengurusan lama yang tak diakui PSSI, yakni Persija Jakarta di bawah pengelolaan PT Persija Jaya Jakarta, dengan Direktur Umum Benny Erwin dan Ketua Umum Ferry Paulus.

Pada saat verifikasi awal yang dilakukan PSSI, Persija versi Ferry Paulus mendapat nilai 90, jauh lebih tinggi dibandingkan Persija versi Toni Tobias maupun Gurning, yang hanya mengantongi poin tak lebih dari 17, dalam hal kelengkapan dan keabsahan dokumen.

Namun tanpa memberikan alasan yang jelas, PSSI memutuskan mengakui Persija versi Toni dan Gurning sebagai yang sah.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
dhila
Sabtu, 12 November 2011 | 23:22 WIB
persija kami hanya satu. persija kami adalah persija nya Bambang Pamungkas dkk. bukan yg lain. #save persija.
jjh
Rabu, 9 November 2011 | 22:50 WIB
kok yg abal2 pengurusnya tentara semua?????
antto
Rabu, 9 November 2011 | 16:01 WIB
pda g puny otak apa ya pengurus persija jaya udah tau nilai persija versi feri lbih gede maih aja ngaku2 gwa sbagai thejak ga akan pernag dkung loe karn ga dkung persija yg ali yaitu yng ada feri dan bambang pamungkasnya....................PSSI nya lagi eror.............
enald
Selasa, 8 November 2011 | 07:10 WIB
#SAVE PERSIJA.....#SAVE PERSIJA..... KELAUT AJE LOH LU TONI TABIASU.... PERUSAK....DAH KALAH DI PEMILIHAN MASIH AJE NGAKU 30X JADI KETUM PERSIJA ABAL-ABAL....... SAVE PERSIJA.... LAWAN....100X.. ANTEK....100X...IPIN BOTAK...
tini_tobias
Minggu, 6 November 2011 | 21:00 WIB
Sekali abal-abal, tetap abal-abal.. so, gak usah ngaku2 sebagai Persija yang asli deh....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.