Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 27 April 2015 | 19:02 WIB
Hide Ads

PSSI Gelar Rapat Kerja Terkait Tim Nasional

Oleh : Reza Adi Surya | Senin, 12 Desember 2011 | 18:20 WIB
PSSI Gelar Rapat Kerja Terkait Tim Nasional
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin - inilah.com/dok

INILAH.COM, Jakarta - PSSI hari ini menggelar rapat kerja terkait masalah tim nasional Indonesia yang dihadiri oleh pelatih timnas U-23 dan senior. Namun, Wim Rijsbergen tak hadir.

Dalam rapat ini hanya dihadiri oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin dan Koordinator Timnas, Bob Hippy. Semua pelatih beserta jajarannya pun ikut dalam rapat kerja ini. Hanya Wim yang tidak hadir karena sedang sakit. Bob Hippy menjelaskan rapat ini hanya membahas soal agenda timnas empat tahun kedepan agar bisa berprestasi lebih baik lagi.

"Saya dan para pelatih timnas mengadakan rapat kerja biasa membahas agenda empat tahun kedepan. Sama sekali tidak membahas soal isu-isu yang beredar seperti pengunduran diri RD dari timnas U-23 atau lainnya," ujar Bob Hippy di Jenggala, Senin (12/12) sore.

Terkait permasalahan pemain ISL yang tidak bisa memperkuat timnas, Bob menyatakan dirinya akan berusaha sekuat tenaga agar bisa tercapai jalan terbaik.

"Saya sebagai pembina dan pengurus ingin seluruh warga negara Indonesia bisa menjadi pemain timnas yang baik. Itu keinginan saya, lepas dari aturan-aturan yang ada. Mungkin di FIFA ada aturan seperti itu. Saya pernah dengar ada pemain yang pindah klub tapi belum mempunyai klub masih bisa membela timnas. Saya sedang mencari peluang seperti itu," imbuhnya.

Selain isu pengunduran diri RD, rumor rotasi posisi pelatih pun menyeruak. Kabar yang beredar menyebutkan RD akan menggantikan posisi Wim.

" Nggak, kita tidak bicarakan soal rotasi. Hanya bicara bagaimana rencana empat tahun kedepan dan apakah saya sudah memulai ini dengan benar atau tidak. Saya minta pendapat mereka karena mereka orang-orang lapangan," tandasnya.

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.