Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 18:09 WIB

Kisruh Kompetisi

PSSI Kembali Goda Sriwijaya FC Tinggalkan ISL

Oleh : Anry Dhanniary | Kamis, 15 Desember 2011 | 06:32 WIB
PSSI Kembali Goda Sriwijaya FC Tinggalkan ISL
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Palembang - PSSI menyatakan Sriwijaya FC tetap dapat mengikuti LPI. Namun dengan syarat 'Laskar Wong Kito' harus meninggalkan Indonesia Super League (ISL).

PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen Sriwijaya Football Club (Sriwijaya FC) mengaku sudah menerima surat dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PPSI).

PSSI menyatakan Sriwijaya FC dapat mengikuti Indonesian Premier League (IPL), tetapi harus membuat pernyataan mengundurkan diri dari Indonesia Super League (ISL).

"Surat PSSI baru kami terima tadi tanggal 14 Desember sekitar pukul 11.00 melalui fax," ungkap Sekretaris Umum PT SOM Faisal Mursyid.

Faisal menjelaskan, surat dengan Nomor : 2486/AGB/170/XII-2011 tertanggal 8 Desember 2011 yang ditujukan kepada PT SOM, dan ditandatangani Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin.

Dalam surat tersebut dinyatakan, surat disampaikan menjawab surat PT SOM terkait keikutsertaan Sriwijaya FC pada IPL. PSSI menyatakan, Sriwijaya FC dapat mengikuti IPL. Poin selanjutnya, untuk mengikuti IPL, Sriwijaya FC harus membuat surat resmi pengunduran diri dari ISL.

"Saya telah melanjutkan surat PSSI ini kepada Presiden PT SOM Dodi Reza Alex dan Direktur Teknis dan Sumber Daya Manusia PT SOM Hendri Zainuddin melalui fax," tambah Faisal lagi.

Faisal mengatakan, secara organisasi pihaknya belum menentukan sikap atas surat PSSI tersebut. Namun, secara pribadi Faisal menilai, sulit bagi Sriwijaya FC untuk meninggalkan ISL.

"Apalagi sudah berapa kali bermain. Tetapi untuk pernyataan secara resmi dari PT SOM, bukan kapasitas saya," kata Faisal.

Presiden PT SOM Dodi Reza Alex saat dimintai keterangan terkait surat PSSI tersebut mengaku kecewa. Menurut anggota DPR RI ini, PSSI seolah menyandera SFC.

Menurut Dodi, jika belajar dari kisruh sebelumnya, saat PSSI dipimpin Nurdin Halid, IPL menjadi alternatif lain sebagai kompetisi di Indonesia. Putra sulung Gubernur Sumsel ini mengaku, belum akan memberi keputusan terkait permintaan PSSI itu.

"Saya tidak mau menyakiti perasaan masyarakat Sumsel yang sebagian besar menginginkan SFC berlaga di ISL," ujar Dodi.

Direktur Teknis dan Sumber Daya Manusia (SDM) Hendri Zainuddin. Beberapa kali dihubungi belum bisa memberi jawaban. Ketika sejumlah wartawan juga mencoba meminta konfirmasi ke kantornya, Hendri tidak ada di kantor karena sedang sakit.

Surat PSSI tersebut diketahui telah diterima Hendri Zainuddin, dari status yang ditulisnya di jejaring dunia maya, Facebook. Baru dpt surat dari pssi, masih cak lama tu lah, ngancam terus,,pusing deh, begitu ditulis Hendri.

Status Hendri tersebut langsung dikomentari puluhan facebooker. Secara umum, pernyataan facebooker mengecam sikap PSSI yang memaksakan Sriwijaya FC mengikuti ISL. Bahkan, ada facebooker yang menyarankan agar Sriwijaya FC ikut mewujudkan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

Komentar

Embed Widget
x