Kamis, 17 Mei 2012 | 08:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jelang Internazionale Indonesia Tour 2012
'Inter Ogah Bermain Lawan Pemain ISL'
Headline
Oleh: Boy Leonard Pasaribu
Bola - Selasa, 31 Januari 2012 | 17:19 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Inter Milan sepertinya tidak akan merasakan kekuatan sepak bola Indonesia sepenuhnya, setelah menyatakan tidak ingin bermain dengan pemain-pemain Indonesia Super League (ISL).

Inter Milan akan menggelar ‘FC Internazionale Indonesia tour 2012’ pada bulan Mei mendatang. Diego Milito dkk akan bertarung dua kali. Pada tanggal 24 Mei melawan Liga Selection, kumpulan pemain terbaik Indonesian Premier League (IPL), dan melawan Indonesia Selection, gabungan pemain antara timnas senior dan timnas U-23 Indonesia.

Sayangnya, nama seperti Bambang Pamungkas, Boaz Solossa, Titus Bonai, Patrich Wanggai, Firman Utina, M. Nasuha dan sejumlah pemain lain yang merumput di ISL tidak bisa memperkuat satupun dari kedua tim yang akan melawan ‘Nerazzurri’, kisruh sepak bola nasional menjadi alasannya.

Situasi sepak bola nasional memang masih panas. Kompetisi terpecah menjadi IPL dan ISL, yang pertama diakui PSSI sebagai organisasi sepak bola nasional dan anggota FIFA, yang kedua tidak diakui oleh PSSI. Karenanya, menurut PSSI, pemain-pemain di ISL juga tidak sah menurut FIFA.

Bulan Maret nanti PSSI juga akan menggelar kongres tahunan. Beberapa memrediksi kongres ini bakal membuat situasi semakin panas karena sebagian anggota PSSI berniat melengserkan ketua umum. Jika situasi memanas, terbuka kemungkinan PSSI dijatuhi sanksi pembekuan oleh FIFA, yang bisa membatalkan kedatangan Inter.

"Jangan berpikir ke masalah kisruh sepakbola nasional, pikirkan Internya. Kalau tidak akan mempersulit kita sendiri," ujar Entong saat seminar manajemen sepak bola bersama CEO Inter Milan, Ernesto Paolillo, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/12).

"Memang saya pernah membicarakan kemungkinan pada Maret itu. Tapi ini peluang dimana salah satu klub top Eropa, bahkan dunia akan ke Indonesia. Jadi marilah berharap Maret nanti tidak ada sanksi," imbuhnya.

Karena alasan itulah, pihak promotor memilih jalur aman dengan hanya memainkan pemain-pemain dari IPL, yang diakui PSSI. Keputusan ini didasarkan pada permintaan klub tamu itu sendiri.

"Yang pasti, Inter memberi syarat bahwa pertandingan nanti harus sesuai dengan organisasi yang diakui FIFA. Intinya Inter menginginkan organisasi yang terlibat adalah yang diakui FIFA. Terpaksa dikatakan bahwa para pemain yang tidak diakui FIFA tidak bisa terlibat dalam laga itu," tutup Entong.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
19 Komentar
pithut
Minggu, 5 Februari 2012 | 19:26 WIB
yang ngebela pemain ISL lupa dulu pemain IPL juga dikebiri. bagiku yang penting semua harus berpikir bersama2 demi negara Indonesia. jadi bukan yang berkuasa yang menang
Bondoll
Minggu, 5 Februari 2012 | 10:36 WIB
Ribet banget...
bocah tengil
Minggu, 5 Februari 2012 | 09:35 WIB
yah namanya juga promotor, mana mau ambil resiko rugi, segala sesuatunya harus untung, meski diatas nasionalisme. pemain kan tidak salah dia berhak mencari uang dimana saja termasuk IPL dan ISL
GO INDONESIAA!!!!!
Sabtu, 4 Februari 2012 | 12:24 WIB
semua WNI berhak membela negara..tapi untuk membela negara tentunya ada hal2 yang harus diperhatikan. bagi yang g bisa masuk timnas paling gak bisa berpartisipasi untuk mendukung, bukan justru membenci atau menghujat
shobirin jombang......
Sabtu, 4 Februari 2012 | 11:40 WIB
beginilah jadinya kalau semua aggota PSSI keras kepala jadi pemain jadi korban kekisruhan
darah biru
Sabtu, 4 Februari 2012 | 10:29 WIB
nanti klo yang datang atlet tinju internasional baru pemain dari liga tukang rusuh baru boleh ikut,,hehe
iii
Sabtu, 4 Februari 2012 | 09:01 WIB
aku dukung inter main sama klub di IPL.....
Tarkam IPL
Sabtu, 4 Februari 2012 | 01:26 WIB
haha, cuman PSSI yg ngomong, ngaku2 aja, suka plintir2, kayak kemaren waktu mau lawan PSV,ternyata PSV nya yg gak mau lawan tim kelas tarkam
Dzeko
Jumat, 3 Februari 2012 | 19:27 WIB
Woi!!!.... yang pada komen mending sekolah dulu Sono,, baru adek adek pada komen ya...
FERRY
Kamis, 2 Februari 2012 | 21:58 WIB
PSSI harusnya jgn mmentingkan satu golongan saja,hrsnya PSSI duduk bersama dengan club2 yg ada jgn mau menang sendiri,aku dukung ISL.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.