INILAH.COM, London - Kendati melontarkan komentar panas terhadap bek Chelsea, John Terry, di Twitter, gelandang Queens Park Rangers, Joey Barton, lolos dari hukuman.
Barton melontarkan komentar pedas terhadap Terry melalui status Twitter-nya pada Jumat (3/2/2012) waktu setempat.
Pihak kejaksaan langsung mengadakan penyelidikan terkait komentar Barton tersebut di Twitter. Namun, sebagaimana dilaporkan The Independent, tidak disebutkan secara pasti Tweet mana yang tengah diselidiki.
Barton sendiri tidak takut dengan ancaman hukuman yang mungkin diterima. Bahkan, pemain berdarah Inggris itu membuat status baru di Twitter-nya yang seolah menantang.
"Dengan alasan kebebasan berbicara, saya tak masalah jika harus dipenjara satu bulan. Saya tak masalah dengan hal itu. Malah, itu membuat saya seperti martir."
Beruntung, pihak kejaksaan akhirnya memutuskan untuk tidak memberikan hukuman atas 'kicauan' Barton itu. Hal itu disampaikan juru bicara Kejaksaan Dominic Grieve QC.
"Antara 3 hingga 5 Februari, terdapat tweet di laman milik Joey Barton terkait persidangan John Terry yang sempat menarik perhatian kantor Kejaksaan Umum."
"Komentar itu menarik perhatian karena dianggap menghina proses persidangan. (Tapi) pada kasus ini Kejaksaan memutuskan tidak perlu mengambil tindakan."
"Meski tidak ada sanksi yang diberikan, kami ingin mengingatkan siapapun yang ingin mempublikasikan materi terkait persidangan John Terry. Diskusi dalam bentuk apapun mengenai persidangan dianggap berpotensi mempengaruhi proses tersebut."[yob]