INILAH.COM, Jakarta - Belum lama menukangi PSMS Medan, Pelatih asal Malaysia, Raja Isa harus menerima pil pahit. Ia harus lengser dari posisnya sebagai pelatih PSMS Medan.
Hari Sabtu, (4/2/2012) PSMS mengumumkan ke publik secara resmi bahwa mereka tidak lagi dilatih Raja Isa. Selama dilatih Raja Isa, PSMS hanya mampu meraih satu kemenangan, tiga imbang dan empat kekalahan dari delapan pertandingan. Hal ini membuat pecinta 'Tim Ayam Kinantan' itu gerah.
Puncaknya adalah ketika PSMS takluk dari Persegres, Kamis (2/22012). Saat itu penonton yang hadir di Stadion Telaga Medan kecewa dan menyuarakan aspirasinya kepada manajemen agar mencopot Raja Isa dari posisi kepelatihan.
Meski tak bisa melanjutkan karir kepelatihannya bersama PSMS Medan, pelatih yang sebelumnya membesut Persiram Raja Ampat itu mengaku tidak kecewa dan menerimanya dengan lapang dada.
"Saya tidak merasa kecewa berlebihan. Ini hal biasa di sepakbola Indonesia dan saya menerimanya secara profesional," ujar Raja Isa kepada INILAH.COM, Senin (6/2/2012) malam.
"Musibah datangnya dari Allah. Kalau kita menerima dengan tangan terbuka, itu akan membuat kita lebih tenang. Mungkin Allah mempunyai rencana lain untuk saya," pungkasnya.
Raja Isa sebelumnya pernah melatih beberapa klub di Indonesia, antara lain PSM Makassar, Persipura dan Persiram Raja Ampat. Impiannya musim ini adalah melatih salah satu klub di Pulau Jawa meski akhirnya ia berlabuh di Sumatera bersama PSMS Medan.[yob]