Kamis, 17 Mei 2012 | 08:26 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jelang Persiwa vs Persib
Tur Papua, Persib Harus Siap Faktor Non Teknis
Headline
inilah.com/syamsudin nasution
Oleh: Yusuf Alfran
Bola - Rabu, 8 Februari 2012 | 11:02 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Bandung - Skuad Persib Bandung harus siap dengan faktor-faktor non-teknis yang kemungkinan besar bakal terjadi saat menjalani tur Papua. Mereka akan melawan Persiwa Wamena pada Rabu (15/2/2012) dan Persipura Jayapura, Minggu (19/2/2012).

Manajer tim Umuh Muchtar mengaku lebih optimistis timnya mampu mengulangi performa cantik dalam tur Papua. Dengan bermain bagus seperti saat menundukkan Pelita Jaya, Minggu (5/2/2012) lalu, Umuh optimistis kemenangan di tanah Papua bukan hal sulit.

Dia menambahkan karakter tim-tim Papua tidak hanya mengandalkan teknik, tapi juga fisik dan permainan keras. Meski begitu dia tetap yakin skuadnya mampu meladeni permainan khas tim-tim asal Papua. Asalkan mereka bisa menjaga sportifitas dan profesionalisme sehingga pertandingan berjalan kompetitif.

"Atmosfer di Papua akan berbeda, mereka sedikit agak keras mainnya. Mudah-mudahan tidak ada kecurangan, keras boleh tapi tetap sportif jangan sampai mencederai lawan (pemain Persib). Mereka juga harus berpikir, pertandingan nanti didasarkan pada persaudaraan, persahabatan dan profesionalisme," kata Umuh kepada INILAH.COM melalui telepon selulernya, Selasa (7/2/2012).

Selain menginginkan permainan fair play dari tim lawan, Umuh juga menyoroti kinerja wasit. Dia berharap wasit dapat bekerja dengan baik dan adil seperti saat timnya bertanding melawan tuan rumah Pelita Jaya Karawang.

"Tim selalu siap bermain cantik dan mengamankan poin tapi saya juga berharap didukung oleh kinerja wasit yang baik. Mudah-mudahan seperti kita main di Bandung, kita main tidak dibantu wasit tidak ada kecurangan," tegas Umuh.

Kekhawatiran Umuh tersebut bukan tidak berdasar, pada dua pertandingan tandang dalam tur Kalimantan Persib terbilang dirugikan oleh keputusan sang pengadil lapangan. Kerugian pertama, saat melawan Mitra Kukar, Maung Bandung harus rela gol-golnya dianulir. Kedua, saat melawan Persisam, wasit mengeluarkan hukuman kartu merah untuk Moses Sakyi dan Muhammad Ilham yang dinilai tidak tepat.

Sebelumnya, pelatih Drago Mamic juga menyampaikan keluhannya atas kinerja wasit. Menurut Mamic wasit memiliki standar yang berbeda dalam menentukan keputusan di setiap pertandingan.

"Saya tidak bisa memberikan nasihat apapun kepada pemain mengenai wasit, karena memang wasit memiliki standar yang berbeda dalam mengambil keputusan di setiap pertandingan. Misalnya, saat kami tidak dalam posisi off side wasit menilainya berbeda. Sebaliknya saat lawan seharusnya off side wasit justru melanjutkan pertandingan," ujar Mamic kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
zaki
Kamis, 9 Februari 2012 | 09:30 WIB
persib bandung harus bermain sportif dan lini depannya harus dipersubur lagi golnya, lini belakang harus diperketat lagi, dan di lini tengah harus selalu membantu penyerangandan harus mengumpan ke lini depan.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.