INILAH.COM, London - Legenda Chelsea, Ruud Gullit, yakin karir Fernando Torres di Stamford Bridge musim ini akan mandek, sekembalinya Didier Drogba dari Piala Afrika 2012.
Pelatih Chelsea, Andre Villas-Boas, memberi banyak kesempatan kepada Fernando Torres untuk tampil di lini depan Chelsea sejak Drogba bergabung dengan timnas Pantai Gading di Piala Afrika 2012, pertengahan Januari lalu.
Namun, di saat Drogba tercatat sebagai pencetak gol terbanyak, bersama mantan pemain Manchester United Manucho, dengan tiga gol di Afrika, 'El Nino' masih kesulitan mencetak gol di Liga Primer Inggris. Torres sudah 'mandul' sejak September.
Drogba dengan Pantai Gading akan menghadapi Mali di babak semifinal, dan jika melaju mereka akan menghadapi pemenang antara Ghana atau Zambia pada partai final 12 Februari mendatang.
Berarti penyerang berusia 33 tahun itu bisa tampil paling lambat saat Chelsea menghadapi Birmingham di Piala FA serta babak kedua Liga Champions melawan Napoli.
Gullit pun memprediksi pelatih 'The Blues' akan langsung menendang Torres dari skuad utama saat Drogba kembali ke London.
"Drogba masih bisa bermain dengan sangat-sangat baik," ujar Gullit seperti yang dikutip Goal.
"Ini adalah situasi yang sulit untuk pemain lain karena mereka semua menyukai Torres, mereka semua ingin ia mencetak gol," tutur pemain yang mengawali karir kepelatihan di Stamford Bridge sebagai pelatih merangkap pemain itu.
"Tapi jika dia tidak bisa, apa pengaruhnya pada hasil akhir? Apa gunanya untuk moral para pemain lain?" pungkas pemain yang bersinar bersama AC Milan itu.
Torres didatangkan dari Liverpool pada Januari musim lalu dengan status pemain termahal Liga Primer Inggris, berbandrol 50 juta pound. Namun dalam 33 laga bersama 'London Blues', Torres baru menceploskan tiga gol.[yob]