Kamis, 17 Mei 2012 | 09:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Peni Klaim Diri Sebagai Ketua Yayasan Arema
Headline
Walikota Malang Peni Suparto - IST
Oleh: Boy Leonard Pasaribu
Bola - Jumat, 10 Februari 2012 | 22:32 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Malang – Konflik di tubuh Arema Indonesia versi Liga Primer Indonesia (IPL) terus berkembang. Walikota Malang, Peni Suparto, mengaku sudah resmi diangkat sebagai penanggungjawab Yayasan Arema Indonesia.

“Sejak Kamis tadi malam (9/2/12), saya resmi ditunjuk sebagai penanggungjawab Yayasan Arema,” ujarnya.

Penunjukkan dilakukan di Jakarta oleh Ketua Yayasan Arema Muhammad Nur. Acara dihadiri sejumlah figur seperti pemilik perusahaan Medco Grup Arifin Panigoro, CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), Widjajanto, dan ketua komisi disiplin PSSI Bernhard Limbong.

Target pertama Peni sejak menjabat penanggung jawab Yayasan Arema adalah menarik kembali pemain-pemain yang hengkang, seperti Mohammad Noh Alam Syah dan yang lain.

"Saya sudah melakukan pembicaraan dengan Along dan pemain lainnya. Kita juga ingin agar Milo kembali melatih Arema. Ini semua untuk kejayaan Arema dan memenuhi tuntutan Aremania," tandasnya.

Sementara itu, Legal PT Arema Indonesia Soesanto mengaku tidak tahu menahu dengan penunjukan Peni sebagai penanggungjawab yayasan. Menurutnya, hal itu hanya klaim sepihak dari Peni. "Itu hanya klaim saja," katanya singkat.[beritajatim/yob]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
benny
Senin, 13 Februari 2012 | 09:40 WIB
Pak Peni Yth. Lebih baik bapak ngurusi penanggulangan Banjir di kota Malang, daripada membuat manuver yang membingungkan dan berkesan membodohkan masyarakat bola, Kami warga Malang Bukannya bangga atas kejadian ini, tapi kami menjadi malu, terkesan arema dipimpin manajemen yang mencla-mencle, dasar hukum bisa diorat-arit, ini namanya "REBUTAN BALUNG TANPO ISI...."
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.