INILAH.COM, Liverpool - Pola permainan kolektif yang dikembangkan Everton membuat Chelsea kesulitan. Hingga paruh minum, Everton berhasil unggul satu gol.
Chelsea bertandang ke markas Everton, Stadion Godison Park, dalam pertandingan lanjutan kompetisi Liga Primer Inggris, Sabtu (11/2/2012) malam WIB.
Chelsea mengusung formasi menyerang 4-3-3 di laga ini. Trio Juan Mata, Daniel Sturridge, dan Fernando Torres menjadi tumpuan di lini depan. Sementara, gelandang Frank Lampard yang sebelumnya absen karena cedera sudah kembali dapat diturunkan.
Adapun, pelatih Everton David Moyes memakai formasi 4-4-2 di laga ini. Duet Denis Stracqualursi dan Tim Cahill menjadi andalan Everton dalam membongkar pertahanan Chelsea.
Pola permainan kolektif dengan mengandalkan kerjasama tim yang dikembangkan Everton membuat Chelsea kesulitan. Alhasil, Everton langsung ungul cepat kala pertandingan baru berusia empat menit.
Berawala dari sebuah skema serangan balik cepat, Steven Pienaar sukses mengelabui dua pemain bertahan Chelsea dan dengan tenang menaklukkan Petr Cech. 1-0 Everton memimpin.
Chelsea baru bisa keluar dari tekanan Everton selepas menit ke-13. Bomber muda Daniel Sturridge nyaris menyamakan kedudukan. Sayang, tembakan keras jarak jauhnya di menit ke-14 masih sedikit tinggi di atas mistar gawang Everton.
Frank Lampard juga nyaris mencetak gol bagi Chelsea di menit ke-29. Namun, tembakan kaki kirinya dari luar kotak penalti masih menyamping di sisi kanan gawang Everton.
Hingga paruh minum usai, keunggulan satu gol Everton tetap tak berubah.