Selasa, 22 Mei 2012 | 04:01 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Siapa Tolak Jabat Tangan? Evra atau Suarez?
Headline
thesun.co.uk
Oleh: Arie Nugroho
Bola - Minggu, 12 Februari 2012 | 06:45 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Manchester - Pertarungan akbar yang mempertemukan dua klub raksasa Inggris, Manchester United melawan Liverpool, menyisakan sebuah drama. Yakni, insiden tolak jabat tangan antara bomber Luis Suarez dan bek Patrice Evra.

Dua tim raksasa Inggris, Manchester United dan Liverpool, saling berhadapan dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris yang dihelat di Stadion Old Trafford, Sabtu (11/2/2012) malam WIB.

Laga bigmatch itu sendiri akhirnya berkesudahan dengan skor 2-1 bagi keunggulan MU. Kedua gol MU di pertandingan ini dicetak oleh bomber Wayne Rooney. Sementara, gol balasan Liverpool ditorehkan Suarez.

Selain pertandingan yang panas dan sarat gengsi, terdapat pula drama yang terjadi sebelum laga dimulai. Ya, terdapat insiden dimana terjadi tolak jabat tangan antara bek MU Patrice Evra dan bomber Liverpool Luis Suarez.

Sebagaimana diketahui, Suarez dan Evra terlibat kasus rasisme kala kedua tim yang mereka bela bentrok di Stadion Anfield pada Oktober silam. Suarez terbukti melontarkan kata-kata berbau rasisme terhadap Evra.

Menurut laporan dari Komisi Independen kasus tersebut, ketika Evra bertanya kepada Suarez mengapa dirinya ditendang, Suarez lalu menjawab, "Porque tu eres negro," atau yang berarti, "Itu karena kau negro."

Evra yang panas mendengar kata-kata tersebut lalu mengancam akan memukul Suarez. Lalu, Suarez membalas dengan kembali melontarkan kata-kata berbau rasis, "No hablo con los negros" atau yang ditranslasikan "Maaf, saya tidak berbicara dengan negro."

Para ahli lingusitik pun dikerahkan Federasi Sepakbola Inggris FA untuk meneliti kasus tersebut. Hasilnya, Suarez dianggap telah mengucapkan kata-kata negro kepada Evra sebanyak tujuh kali. Untuk itu, FA kemudian memberikan hukuman larangan bertanding selama delapan laga kepada Suarez.

Dalam rekaman saat insiden tolak jabat tangan di pertandingan semalam terjadi, Suarez terlihat menampikkan tangannya ketika Evra hendak melakukan jabat tangan. Suarez kemudian memilih langsung berjabat tangan dengan David De Gea.

Sontak aksi Suarez tersebut langsung mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk pelatih MU Sir Alex Ferguson. Pelatih berkebangsaan Skotlandia itumenilai Suarez tak pantas berseragam Liverpool lagi atas insiden itu.

"Saya tidak bisa memercayainya. Saya benar-benar tidak menyangka dengan tindakannya tersebut," ujar Ferguson kepada Sky Sports.

"Saya berbicara kepada Evra pagi ini dan ia mengatakan bersedia berjabat tangan dengan Suarez. Saya bangga dengan Evra. Namun, apa yang dilakukan Suarez adalah hal memalukan dan aib bagi Liverpool."

"Pemain seperti dia tidak pantas bermain untuk Liverpool. Dengan sejarah luar biasa yang dimiliki Liverpool, tindakan Suarez sangat memalukan. Tindakannya bisa memicu kerusuhan," tukasnya.

Namun ternyata ada pendapat lainnya terkait insiden tolak jabat tangan itu. Sebagaimana dilansir situs resmi penggemar Liverpool, The Kop, justru Evra lah yang terlebih dahulu menolak jabat tangan ketika Suarez menjulurkan tangannya.

Suarez sebenarnya telah menjulurkan tangannya terlebih dahulu, namun tiba-tiba Evra menolak berjabat tangan dan kemudian menggenggam lengan Suarez, membuat seolah-olah Suarez lah yang menolak berjabat tangan. Mereka bahkan punya bukti otentik berupa foto dimana Suarez telah menjulurkan tangannya terlebih dahulu.

Tak hanya sampai disitu, insiden yang melibatkan Suarez dan Evra juga terjadi saat pertandingan telah usai. Evra yang merasa gembira atas kemenangan timnya melakukan selebrasi seolah-olah dirinya mencetak gol.

Evra kemudian melakukan konfrontasi langsung dengan Suarez melalui selebrasinya itu. Suarez sempat panas dan nyaris memukul Evra, tapi dia kemudian memutuskan untuk langsung masuk ke ruang ganti pemain.

Lantas, jika dilihat dari foto-foto dan video yang beredar, siapakah yang menolak untuk melakukan jabat tangan menurut kacamata Anda?

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
roni
Selasa, 13 Maret 2012 | 19:25 WIB
Kalo ane bilng gk ad yg salah ,, knp ? Suarez menjulurkan tgn terhadap evra terlebih dahulu, tetapi evra meresponya dengan lamban sehingga Suarez mengira evra tidak mau berjabat tangan , lalu tiba2 evra menggenggam tangan Suarez meminta jabat tgn ,, padahal Suarez sudah mengira bahwa evra tidak mau berjabat tangan sehingga membuat Suarez " marah " karena meresponya terlalu lama .. Jadi , mereka berdua salah pajama karna dibelut emosi
jaja
Minggu, 12 Februari 2012 | 10:30 WIB
liat video nya yang lengkap, utuh, dan jangan dipotong2. jelas2 si suarez yang gak mau jabat tangan. sampai dipegang tangannya pun dia tetap menolak. wasit pun harus turun tangan meredakan ketegangan sesaat itu. Jadi suarez lah yang salah boss
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.