INILAH.COM, Jakarta - Duel seru babak 16 besar Liga Champions akan tersaji dini hari nanti. Semifinalis musim lalu, Real Madrid, akan bertandang ke Rusia menghadapi CSKA Moskow.
Sejak dibesut Jose Mourinho musim lalu, Madrid berhasil menembus perempatfinal, sesuatu yang langka bagi pengumpul trofi Liga Champions terbanyak itu akhir-akhir ini. Meski masih tercatat sebagai peraih trofi terbanyak, Madrid kesulitan menembus perempatfinal Liga Champions sejak 2004/05 hingga 2009/10.
Baru musim lalu di tangan Mourinho, ‘Los Blancos’ berhasil, bukan hanya ke perempatfinal, namun langsung ke semifinal. Masih bersama Mourinho musim ini, Madrid mengincar gelar Liga Champions kesepuluh. Untuk mewujudkannya, pertama-tama Cristiano Ronaldo dkk harus melewati hadangan CSKA Moskow.
Secara kualitas, catatan selama putaran grup dimana Madrid meraih enam kemenangan dari enam laga, kebobolan dua gol dan mencetak 19 gol, lebih dari cukup untuk menjadikan Cristiano Ronaldo dkk sebagai unggulan dalam laga ini.
Namun saat bertanding di Stadion Luzhniki, kandang Moskow, Mourinho harus menyiapkan mental dan fisik pemainnya untuk menjalani pertandingan dalam temperatur di bawah 10 derajat celsius serta lapangan sintetis.
"Lapangan sintetis tidak sama dengan lapangan rumput biasa. Minus 10 derajat tidak sama dengan 10 derajat. Kami harus tampil dengan performa terbaik untuk melawan cuaca dingin,” ungkap Mourinho, seperti dilansir Goal.
Kemenangan 4-0 atas Racing Santander akhir pekan lalu juga membuat kubu Real Madrid semakin percaya diri. Selain Lassana Diarra, seluruh pemain kunci Real Madrid bisa diturunkan menghadapi wakil dari Moskow.
Sebaliknya di kubu tuan rumah, sejumlah pemain kunci diperkirakan absen. Kiper nomor satu Igor Akinfeev mengalami cedera ligamen lutut, begitu juga dengan Mark Gonzales (pinggul), playmaker timnas Jepang Keisuke Honda (lutut) serta Aleksandr Cauna, yang baru menjalani operasi di pertengahan Januari lalu.
Kondisi tim besutan Leonid Slutski ini diperparah dengan absennya Pavel Mamaev dan Kirill Nababkin, yag harus menjalani sanksi satu pertandingan. Laga ini akan disiarkan langsung RCTI sejak pukul 23.45 WIB.
Sementara itu di Italia, Napoli akan menjamu wakil dari Inggris, Chelsea. Tuan rumah bisa menurunkan skuad terbaiknya, termasuk ‘The Three Tenors’ Marek Hamzik, Edinson Cavani dan Ezequiel Lavezzi.
Kondisi sedikit berbeda terjadi di kubu Chelsea. Kapten sekaligus bek tengah John Terry diragukan bisa tampil, begitupula bek kiri Ashley Cole. Namun pelatih Andre Villas-Boas bisa menurunkan Michael Essien dan Ramires, begitu juga dengan Frank Lampard.
Kondisi mental menjadi perhatian utama Villas-Boas, setelah gagal meraih kemenangan dalam empat laga terakhi di Liga Primer Inggris. Sebaliknya di kubu tuan rumah, setelah gagal meraih kemenangan di tiga laga secara beruntun, ‘Partenopei’ meraih dua kemenangan dalam dua laga terakhir. Laga ini akan disiarkan secara langsung di RCTI sejak pukul 02.30 WIB.