INILAH.COM, Madrid - Cristiano Ronaldo mendapat kritikan pedas dari seorang pemain Racing Santander, Domingo Cisma. Menurutnya, Ronaldo adalah pemain yang arogan dan pecundang.
Cisma mengaku tidak menyukai apa yang dilakukan oleh pemain asal Portugal itu kepadanya. Menurut Cisma, perilaku Ronaldo di dalam lapangan sungguh arogan. Cisma mengungkapkan sebuah kejadian ketika Real Madrid berhadapan dengan Racing Santander di awal musim ini.
Di pertandingan yang berakhir tanpa gol tersebut, Ronaldo menolak menjabat tangan Cisma. Kejadian itu membuat Cisma berang dan meyebutnya sebagai pemain yang arogan dan pecundang.
"Ketika pertandingan melawan Madrid di awal musim ini, Ronaldo mengacuhkan saya ketika hendak menjabat tangannya. Perilakunya sungguh arogan," kata Cisma kepada Marca.
"Ketika kami bertemu lagi pekan lalu, saya membalas perilakunya dengan tidak menjabat tangannya," tukasnya.
Dalam pertandingan tersebut, Madrid menang dengan skor 4-0. Kejadian ini mirip dengan kasus Luis Suarez dan Patrice Evra dimana Suarez menolak menjabat tangan Evra. Bedanya, kasus Suarez dan Evra terjadi karena masalah rasisme.[yob]