INILAH.COM, London - Penjaga gawang Chelsea, Petr Cech, mendapatkan kado terindah di hari ulang tahunnya yang ke-30, trofi Liga Champions.
Chelsea menahbiskan diri sebagai tim terbaik Eropa setelah menundukkan Bayern Munchen di final Liga Champions yang dihelat di Stadion Allianz Arena, Minggu (20/5/2012) dinihari WIB.
Setelah skor sama kuat selama 120 menit, Chelsea akhirnya menang dengan skor 4-3 di babak adu penalti. Di kubu Chelsea, hanya Juan Mata yang gagal mengeksekusi hadiah penalti. Adapun, dua penendang Munchen, Ivica Olic dan Bastian Schweinsteiger, gagal melakukan tugasnya dengan baik.
Seperti diketahui hari ini, Minggu (20/5/2012), Petr Cech genap berusia 30 tahun. Sebelumya, penjaga gawang berkebangsaan Republik Ceko itu menuturkan bahwa dirinya menginginkan trofi Liga Champions sebagai kado ulang tahunnya.
Kini, doanya itu terkabul. Chelsea sukses merengkuh trofi Liga Champions, Untuk itu, sang penjaga gawang mengaku tak bisa menggambarkan rasa bahagianya.
"Saya tak bisa menggambarkan perasaan saya ketika peluit panjang berbunyi. Saya berteriak. Saya tak tahu ada di mana. Ini pertama kalinya dalam hidup saya. Untuk 50 detik, saya sempat tak tahu apa yang harus saya lakukan," ungkapnya sebagaimana dilansir Reuters.
Cech memang tampil gemilang di pertandingan final itu. Dari tujuh tembakan ke arah gawang, hanya satu gol yang bersarang ke gawangnya. Cech juga sukses menepis tembakan penalti Arjen Robben di menit awal babak perpanjangan waktu.