INILAH.COM, Jakarta - Jelang keberangkatan tim nasional futsal Indonesia untuk mengikuti Piala Asia 2012, akhirnya PSSI mengucurkan dana sebesar 7000 US dollar atau sekitar Rp 60 juta untuk bekal tim.
PSSI rupanya bertindak cepat, setelah beberapa jam sebelumnya Ketua Badan Futsal Nasional (BFN) Yerico Umbas, mengeluh tidak adanya bantuan dana dari PSSI menjelang keberangkatan ke Dubai.
"Barusan kita dapat 7000 dolar AS (64 juta rupiah). Uangnya sudah di tangan kita," kata Penanggungjawab Timnas Futsal, Justin Lhaksana, melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (21/5/2012).
Namun menurut Justin dana tersebut dirasa masih sangat kurang dan tidak memenuhi anggaran tim.
"Untuk keperluan traning camp dan gaji sekitar Rp 150 juta. Itu belum dibayar. Kemudian kita membutuhkan dana Rp 150 juta juga selama di Dubai," keluh Justin.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Badan Futsal Nasional (BFN) Yerico Umbas, mengungkapkan Timnas Futsal 24 orang anggota tim yang akan bertanding di Dubai, 25 Mei hingga 1 Juni 2012, terancam tidak berangkat karena sempat mengalami kesulitan finansial untuk tidak didukung pendanaan dari PSSI.
Padahal, tim membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk tampil di ajang tersebut. Sekitar Rp 900 juta dibutuhkan untuk persiapan hingga keberangkatan.
Dia mengakui, futsal Indonesia masih dinomorduakan alias belum dilirik. Hal itulah yang menyebabkan pengurus sulit mencari dana. Padahal, futsal Indonesia bertengger di urutan 9 se-Asia. Bahkan saat berlaga diajang Piala AFF 2012 yang digelar di Thailand pada April 2012 lalu, dana yang diambil hanya mengandalkan uang kas BFN sekitar 7 juta rupiah.
Tim Merah-Putih akan bersaing di Grup D dengan runner up Piala Asia Futsal 2010, Uzbekistan, dan peringkat keempat dalam lima ajang terakhir, China dan Kuwait. Negara lainnya yang akan turut di kompetisi ini di antaranya adalah Jepang, Korea Selatan, Thailand, Qatar, dan Uni Emirat Arab, sebagai tuan rumah.[yob]