Minggu, 19 Mei 2013 | 22:54 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Gaji Ditunggak, Pemain ISL dan IPL Siap Mogok
Headline
Inilah.com
Oleh: Irvan Ali Fauzi
Bola - Senin, 28 Mei 2012 | 19:46 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Konflik PSSI dan dualisme kompetisi sepak bola Indonesia dinilai semakin merugikan pemain. Para pelaku utama sepak bola itupun mulai berontak dan menyatakan protes.

Para pemain yang berlaga di Liga Super (ISL) dan Liga Primer (IPL) Indonesia menghimpun kekuatan dan menyamakan pendapat dalam Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). Mereka menyatakan sikapnya, usai menggelar pertemuan yang disebut #PesepakbolaBersatu di hotel Atlet Century, Senin (28/5/2012).

Munculnya konflik di sepak bola nasional berimbas pada kesulitan keuangan yang dialami sejumlah klub, baik di ISL dan IPL. Yang paling disoroti oleh para pemain itu adalah permasalahan pemenuhan hak-hak pesepakbola yang belum dipenuhi klub.

"APPI meminta kepada klub-klub untuk memenuhi hak-hak pesepak bola, khususnya gaji yang belum dibayarkan, termasuk ijin bagi pesepak bola asing, yang telah disepakati dan diatur di dalam kontrak selambat-lambatnya 7 Juni 2012," ujar Presiden APPI Ponaryo Astaman membacakan pernyataan sikap.

Menurut Ponaryo, jika hak-hak para pemain tidak dipenuhi hingga tengat waktu yang ditentukan, maka para pemain akan melakukan mogok.

"Apabila hingga tanggal 7 Juni 2012 beluma ada pemenuhan hak-hak sebagaimana tersebut di atas, maka #PesebakbolaBersatu akan melakukan tindakan yang diperlukan serta memberikan kuasa dan wewenang kepada APPI untuk melakukan negosiasi dengan klub yang bermasalah termasuk upaya hukum yang tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas pemain Sriwijaya FC itu.

APPI menyebutkan ada 7 klub ISL dan 7 klub IPL yang menunggak pembayaran gaji para pemainnya.

Berikut ini klub yang dituntut APPI untuk segera membayarkan gaji kepada para pemainnya, yaitu: Persija Jakarta (ISL), Deltras Sidoarjo, Sriwijaya FC, Persija (IPL), Persema, Pelita Jaya, Persibo Bojonegoro, PPSM Magelang, Bontang FC, Persiraja, Persela, Arema (ISL), PSM Makasar, dan PSMS (ISL).

Selain menuntut pemenuhan gaji dengan segera, APPI juga berharap untuk musim kompetisi sepak bola berikutnya, agar diikuti oleh klub-klub mapan yang dapat menjamin keberlangsungan operasional dan finansial klubnya, minimal satu musim kompetisi.[yob]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
fatih
Selasa, 29 Mei 2012 | 18:52 WIB
wah rupanya sfc sang kandidat juara isl musim ini, juga nunggak gaji pemain, dasar manajemen amatiran !
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.