INILAH.COM, Milan - Wakil presiden Federasi Sepak bola Italia (FIGC), Demetrio Albertini, tak terlalu risau dengan hasil uji coba yang baru dilakoni Timnas Italia.
‘Azzurri’ tumbang tiga gol tanpa balas di tangan Rusia dalam laga uji coba jelang Piala Eropa 2012, Sabtu dini hari (2/6/12) WIB.
“Saya menganalisa laga ini, kemudian saya rasa hasilnya baru muncul bagian akhir pertandingan. Sebelum itu, kedua tim sama-asma menciptakan peluang. Wajar bila Rusia lebih siap, dari segi latihan, karena pemain kami baru lengkap beberapa hari lalu,” ujarnya seperti dinukil dari Football Italia.
“Jika kita kesampingkan hasil itu, yang memang cukup berat, maka Anda bisa lihat Italia juga punya banyak peluang mencetak gol,” tegasnya.
Ini adalah kekalahan terbesar Italia setelah tumbang 3-0 di tangan Brasil pada Piala Konfederasi 2009 lalu. Banyak yang menilai, penampilan buruk ini ada hubungannya dengan skandal pengaturan skor yang menimpa sepak bola Italia.
“Gampang sekali bilang bahwa setelah kalah 3-0 lalu kita menganggap apa yang terjadi adalah dampak yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini. Saya yakin kami akan siap secara fisik dan mental menghadapi Euro 2012,” tukas mantan gelandang AC Milan itu.
“Apakah kami harus khawatir? Kita harus selalu khawatir, karena hal semacam itu justru sehat saat menjelang sebuah turnamen. Hal itu membuat Anda lebih gigih untuk melakukan yang lebih baik. Semua orang profesional tahu bahwa di olahraga selalu ada kemenangan, kekalahan, pujian dan kritikan, tetapi kami punya waktu untuk membetulkannya dan menghadapi Euro dengan kondisi tepat,” tandas Albertini.