INILAH.COM, Malang - M. Ridhuan tampil cemerlang saat membantu Arema Indonesia menaklukkan tamunya, Deltras Sidoarjo, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (12/6/12).
Pelatih Arema Suharno menurunkan pemain dengan skema 4-3-3. Herman Dzumafo Epandi diapit Dendi Santoso dan Sunarto, masing-masing di sisi kiri dan kanan. Di tengah, gelandang enerjik Alain N’Kong ditemani M. Ridhuan dan Feri Aman Saragih dipasang.
Di kubu Deltras, pelatih Blitz Tarigan menurunkan skuad yang 100 persen lokal. Tak satupun pemain asing yang tampil kali ini. Sementara penyerang Budi Sudarsono berada di bangku cadangan.
Deltras mendapat peluang pada menit ke-20 lewat serangan balik. Namun tendangan dari dalam kotak penalti masih bisa dimentahkan kiper Ahmad Kurniawan.
Tuan rumah kemudian membalas tiga menit kemudian. Kali ini sontekan Alain N’Kong masih tipis di atas mistar gawang ‘The Lobster’.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-28. Sontekan Dzumafo Epandi, memanfaatkan umpan silang Ridhuan dari sayap kanan sukses mengoyak jala Deltras, yang dikawal kiper Wahyudi.
Deltras mencoba membalas lewat serangan balik. Sayang, tendangan Khoirul Mashuda dari luar kotak penalti masih melambung tinggi di atas mistar. Kedudukan 1-0 untuk Arema bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.
Menit ke-50, M. Ridhuan menusuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan menyusur tanah. Wahyudi masih sigap menepisnya.
Budi Sudarsono, yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua. Langsung menunjukkan tajinya. ‘Si Piton’ mendapat peluang pada menit ke-57. Sontekannya menyambut umpan datar dari sayap kanan masih bisa diamankan kiper lawan.
Dua menit kemudian, giliran Arema membalas lewat serangan balik, namun tembakan Dzumafo masih bisa diamankan kiper.
Arema akhirnya menggandakan keunggulan satu menit kemudian. Bek Deltras Waluyo terlalu santai usai memotong bola lambung dari lini belakang Arema dan tak sadar jika M. Ridhuan masih terus mengejar. Bola pun disambar pemain Singapura tersebut dan tanpa kesulitan menaklukkan kiper Wahyudi di dalam kotak penalti.
Pertandingan sempat terhenti pada menit ke-74 karena ricuh antara pemain Arema dengan wasit, setelah wasit menghadiahkan tendangan penalti kepada Deltras akibat pelanggaran kiper Arema Kurniawan terhadap Qischil. Budi Sudarsono sang algojo sukses memperkecil ketinggalan menjadi 1-2.
Namun ‘Singo Edan’ memastikan kemenangan 3-1 lewat gol indah yang dicetak Khusnul Yuli pada menit ke-90. Usai mengecoh satu pemain lawan, Yuli melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, mengirimkan bola ke sudut jauh gawang Deltras. Hasil ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda akhir laga.
Dengan kemenangan ini, Arema naik ke posisi 11 dengan 34 poin dari 30 laga. Sementara Deltras terpaku di posisi ke-17, alias kedua dari dasar klasemen, dengan 25 poin dari 28 laga.
Arema Indonesia: Ahmad Kurniawan; Alfarizi, Seme Pierre Patrik, Munhar, Khusnul Yuli; Feri Aman Saragih, Alain N’Kong, M. Ridhuan; Dendi Santoso, Sunarto, Herman Dzumafo. Pelatih: Suharno.
Deltras Sidoarjo: Wahyudi; Beny Wahyudi, Dodok Anang, Purwaka Yudi, Waluyo; Supandi, Khoirul Mashuda, Maulana Ahmad, Indra Setiawan; Indra Kahfi, Qischil Gandrum. Pelatih: Blitz Tarigan.