INILAH.COM, Jakarta - Edwin van der Sar berbagi pengalamannya sekaligus rencana masa depannya usai gantung sepatu kepada wartawan Indonesia, dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (16/6/12).
Van der Sar mengunjungi Indonesia untuk menemui penggemarnya dan melakukan lelang sejumlah memorabilia. Di sela-sela kegiatan yang diprakarsai Munial Sport Group (MSG) itu ia menyempatkan diri berbincang dengan wartawan. Ia mengungkapkan, penjaga gawang bukanlah posisi pilihannya di awal karir sepak bolanya.
“Saat muda, saya biasa bermain sebagai bek tengah dan gelandang tengah. Lalu suatu saat ketika bertanding kami tak memiliki kiper, manajer pun menunjuk saya,” ungkapnya.
“Dia bilang saya yang paling tinggi. Perintahnya sederhana, dia bilang kamu hanya perlu menghalau bola tendangan lawan. Sejak itu, saya tak pernah lagi bermain di posisi lain,” lanjutnya.
Mantan kiper berusia 41 tahun itu kemudian berbagi kenangan terindahnya, yakni saat menepis tendangan Nicolas Anelka, penendang terakhir Chelsea pada final Liga Champions 2008, yang pemenangnya harus ditentukan lewat adu penalti.
“Setelah saya menepis tendangan Anelka, seluruh rekan saya datang menghampiri dan menyambut saya. Rasanya luar biasa,” kenangnya.
Berbeda dengan para mantan pemain yang lain, yang tetap berkarir di sepak bola sebagai pelatih, Van der Sar mengaku tak berniat menjadi pelatih.
“Saya tak berniat melatih. Saya belajar manajemen olahraga. Saya punya yayasan yang membantu orang-orang yang mengalami kerusakan otak, membantu penyembuhan mereka. Ada banyak kegiatan yang saya lakukan saat ini namun saya tak tertarik untuk kembali ke sepak bola sebagai pelatih,” tuntasnya.
Kedatangan Van Der Sar ke Jakarta berkat kerjasama RCTI dan Munial Sport Group. Mantan kiper Manchester United itu akan meramaikan hari kesembilan pagelaran sepak bola Eropa, mulai 16 Juni 2012. Van Der Sar juga akan menjadi komentator tamu pertandingan Piala Eropa 2012 di laga Portugal kontra Belanda yang akan disiarkan langsung Senin (18/6/2012) pukul 01.45 dinihari WIB. Van Der Sar juga tampil di beberapa acara RCTI, seperti Indonesian Idol dan Dahsyat (17/6/2012).