Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 01:12 WIB

Persebaya vs QPR

Persebaya Kalah Tipis dari QPR

Oleh : Farid Kusuma | Senin, 23 Juli 2012 | 22:52 WIB

Berita Terkait

Persebaya Kalah Tipis dari QPR
inilah.com

INILAH.COM, Surabaya - Persebaya Surabaya tampil menawan saat menjamu tim yang berlaga di Kompetisi Liga Primer Inggris, Queens Park Rangers, Senin (23/7/12), di Stadion Gelora Bung Tomo.

Meski sempat unggul lebih dulu dan mengakhiri babak pertama dengan skor imbang, 1-1. Ternyata 'Bajul Ijo' harus mengakui keunggulan QPR dengan skor akhir 1-2.

Gol bagi Persebaya dicetak oleh Fernando Soler, yang memanfaatkan kecerobohan kiper lawan, Robert Green di menit ke-17. Namun, keunggulan itu berhasil diimbangi melalui eksekusi penalti Adel Taarabt di menit ke-23.

Gol penentu kemenangan bagi tim tamu berhasil dicetak oleh striker andalannya, Bobby Zamora dengan tendangan terarahnya, ketika pertandingan memasuki menit ke-66 dan kontan membuat skor menjadi 1-2.

Tempo pertandingan berjalan sedang-sedang saja. Kedua tim sama-sama tidak terlalu ngotot dalam melakukan penyerangan karena ini hanyalah pertandingan persahabatan saja.

QPR mencoba membongkar pertahanan Persebaya melalui sisi sebelah kanan pertahanan Persebaya yang ditempati oleh Adel Taarbt. Sementara, Persebaya hanya sesekali melakukan serangan balik dengan mengandalkan kecepatan Fernando Soler.

Blunder dilakukan penjaga gawang Robert Green saat pertandingan memasuki menit ke-17. Umpan Yusuf Hamzah gagal ditangkap oleh Green dengan sempurna. Bola muntah langsung disambar Fernando Soler menjadi gol. 1-0 Persebaya unggul.

Persebaya kembali mengancam gawang QPR. Bek Erol Iba melakukan solo run dari sisi kanan pertahanan QPR. Kemudian, umpan silang pun ia lepaskan. Tetapi, bek QPR dengan sigap menghalaunya.

QPR berhasil membalas saat pertandingan memasuki menit ke-23. Fabio yang merangsek masuk ke kotak penalti Persebaya dilanggar keras. Wasit pun langsung menunjuk titik putih.

Adel Taarbt yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses melaksanakan tugasnya dengan baik. Tembakannya ke pojok kanan gawang sempat ditepis kiper Hendra Prasetya. Namu, laju bola terlalu deras, sehingga bola tetap masuk ke dalam gawang. Skor berubah menjadi 1-1.

Persebaya memiliki peluang emas mencetak angka di menit ke-35. Fernando Soler berhasil lolos dari jebakan offside. Namun, pemain berdarah Argentina itu gagal mencelopskan bola kendati sudah berhadapan satu lawan satu dengan Green.

Setelah itu, lampu stadion kembali mati. Pertandingan pun kemudian dihentikan. Para pemain kedua tim lalu kembali ke bench mereka untuk sekedar minum-minum sembari menunggu lampu kembali menyala.

Pertandingan pun kembali dilanjutkan setelah terhenti selama kurang lebih sepuluh menit dengan pencahayaan seadanya. Hingga 45 pertama usai, skor imbang 1-1 tetap tak berubah.

Usai turun minum, QPR yang berkesempatan menguasai bola lebih dulu, langsung membangun skema serangan dari lini tengah.

Namun, solidnya pertahanan Persebaya membuat serangan tim besutan Mark Hughes belum berbuah gol tambahan, meski beberapa kali sempat mengancam.

Kesempatan besar untuk menambah gol diperoleh di menit ke-58 melalui Clint Hill. Sayang, sundulan palang pintu andalan QPR itu dari muka gawang, masih belum tepat sasaran.

Menit ke-62, pelatih QPR menarik Clint Hill untuk memasukkan Shaun Wright Phillips. Hasilnya, SWP langsung mengancam dengan umpannya dari sisi kiri. Beruntung bagi tim tuan rumah, karena kiper Endra Prasetya mampu memotong umpan silang itu.

Terus menekan, tim tamu akhirnya mampu menambah skor melalui Sepakan keras Bobby Zamora dari dalam kotak penalti di menit ke-66, setelah mendapat umpan matang mendatar dari Jamie Mackie. Skor pun berubah menjadi 1-2 untuk keunggulan tim tamu.

Guna menambah daya serang, pelatih persebaya memasukkan Patrich Wanggai, satu menit setelah tertinggal dari lawannya.

QPR pun melakukan pergantian di menit ke-70, dengan menarik Diakite, untuk memberikan kesempatan bagi pemain anyar asal Korea Selatan, Park Ji-Sung, berlaga melawan Persebaya.

Melalui sebuah sepak pojok, 'Bajul Ijo' nyaris menyamakan kedudukan. Namun, bola sambutan Ottavio Dutra masih membentur mistar ketika laga memasuki menit ke-72.

Bintang Timnas Indonesia, Andik Vermansyah dan Diego Michiels dimasukkan secara bersamaan tepatnya di menit ke-76, oleh pelatih Divaldo Alves.

pertandingan pun semakin seru dengan masuknya para pemain andalan dari kedua kesebelasan. Jual beli serangan pun terus berlangsung hingga pertandingan menginjak menit ke-80.

Sebuah serangan balik yang dilakukan QPR di menit ke-85, sebetulnya bisa saja menambah keunggulan. Tapi, penyelesaian Jamie Mackie masih melambung.

Aksi individu Andik di menit ke-90, hampir saja membuahkan gol. Dengan cekatan, pemain bertubuh mungil itu melewati penjagaan bek QPR dan menggiring bola hingga masuk ke kotak penalti.

Sayangnya, penyelesaian akhir Andik masih bisa dihalau oleh kiper lawan. Tak lama berselang, wasit pun meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir dengan skor tetap 1-2 untuk kemenangan QPR.

Hasil ini tentu cukup membanggakan bagi Persebaya dan persepakbolaan nasional. Jika sesuai dengan janjinya, manajemen 'Bajul Ijo' akan memberikan bonus kepada para pemainnya, karena tidak kebobolan lebih dari lima gol.

Susunan Pemain:

Persebaya Surabaya: Endra (GK), Yusuf, Dutra, Erol, Rivelino, Taufiq, Jusmadi, Karlovic, Rendi, Soler, Halil. Pelatih: Divaldo Alves

Queens Park Rangers: Green (GK), Onuoha, Ferdinand, Connolly, Hill, Fabio, Taarabt, Diakite, Traore, Zamora, Helguson. Pelatih: Mark Hughes.

Komentar

Embed Widget
x