INILAH.COM, Jakarta - Liga Super Indonesia (ISL) musim 2011/12 telah selesai bergulir sejak Juni lalu. Namun belum ada kepastian kapan kompetisi musim yang baru akan digulirkan kembali.
Kompetisi di Indonesia diperkirakan bakal libur panjang. Pasalnya, ada wacana menyatukan kembali ISL dengan Liga Primer Indonesia (IPL) yang akan dibahas di forum Joint Committee (JC).
Sayangnya, wacana tersebut, terkendala oleh molornya pertemuan JC. Hingga kini, belum dipastikan kapan badan yang dibentuk lewat Nota Kesepahaman dan ditandatangani di hadapan AFC itu menggelar rapat.
Menyikapi itu, Manajer Pelita Jaya Karawang mendesak kepada Ketua PSSI versi Kongres Luar Biasa (KLB) Ancol, La Nyalla Mahmud Matalitti, agar bersikap tegas dan segera memutuskan jadwal penyelenggaraan ISL musim depan.
"Dia (La Nyalla) harus putuskan, ISL jalan kapan, dan tak usah pikirkan liga sebelah (IPL). Biarkan publik yang menilai mana liga yang berkualitas. Tak usah menunggu JC," ujar Lalu Mara, Sabtu (4/8/2012).
Lalu bahkan telah meminta La Nyalla agar tidak memedulikan lagi JC. Menurutnya, FIFA dan AFC telah mengakui ISL sebagai liga yang resmi. Begitu juga dengan kepengurusan La Nyalla, yang tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang dibuat didepan AFC, di Malaysia, Kamis (7/6/2012) silam.
"AFC sudah mengakui kepengurusannya La Nyalla Matalitti dan ISL itu tercermin dari kesepakatan yang diteken di depan AFC," tegas Lalu.
Lalu meminta La Nyalla memperhatikan kondisi klub. Menurutnya, semakin lama JC mandeg, maka semakin berat beban yang harus ditanggung para pengelola klub.
"Pak Nyalla harus tahu semakin lama ketidakjelasan ini sangat membebani klub. Karena beliau dipilih klub, salah satunya Pelita Jaya, saya memintanya untuk memikirkan beban klub yang ditanggung selama masa ketidakpastian ini. Kami sangat dirugikan dengan molornya JC," ia menegaskan.
Sebelumnya, Lalu menyatakan telah pesimistis dan kecewa dengan selalu molornya pertemuan JC. Dia bahkan menyatakan sikap bahwa JC bukanlah solusi bagi kisruh sepak bola Indonesia.[yob]