Rabu, 19 Juni 2013 | 04:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Nike vs Umbro
Perang Merk Kian Gencar di Lapangan Hijau
Headline
IST
Oleh: Farid Kusuma
Bola - Selasa, 28 Agustus 2012 | 21:12 WIB
Berita Terkait


INILAH.COM, Manchester - Dalam era industri olahraga modern khususnya ranah sepak bola, sisi bisnis tak bisa dipisahkan dari sebuah perhelatan. Produsen berbagai merk dagang, berlomba-lomba memasang simbol produknya, di dalam dan luar arena.

Produk yang paling sering menerpa para penikmat pertandingan, tentu saja penyedia alat-alat olahraga. Sadar atau tidak, penonton selalu disuguhi logo dari produk ternama seperti Nike, Adidas, Puma, Umbro dan lain sebagainya.

Perang merk tersebut akan terus berlangsung sepanjang olahraga masih menjadi magnet bagi publik di seluruh penjuru dunia. Demi meraup keuntungan sebesar-besarnya, berbagai cara pun dilakukan.

Salahsatunya adalah dengan menjadi penyedia jersey dan segala perlengkapan yang digunakan sebuah tim nasional. Sebagai tolok ukur, makin besar pendukung dari tim negara tersebut, makin tinggi pula peluang mendapat keuntungan dari sebuah merk.

Kabar yang teranyar, datang dari kubu Inggris. Setelah sekian lama menggunakan produk Umbro, 'The Three Lions' akan mengganti kostum kebanggaannya dengan merk Nike, jika kesepakatan tercapai, sebagaimana dilansir Daily Mail.

Umbro yang berbasis di Kota Manchester dan mulai menjadi pembuat kostum Timnas Inggris sejak 1954, sebetulnya merupakan brand yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Nike. Dengan biaya sebesar 285 juta Pounds atau sekitar 4,2 triliun Rupiah, perusahaan asal negeri 'Paman Sam' tersebut, berhasil mengakuisisi Umbro pada tahun 2007.

Kesepakatan antara Umbro dengan Timnas Inggris, sebetulnya masih berlaku hingga tahun 2018 yang melibatkan dana sebesar 20 juta Pounds atau setara 300 miliar Rupiah per tahun. Namun, kubu Nike berencana melepas kepemilikan Umbro dalam waktu dekat dan sekaligus membuat kontrak dengan tim besutan Roy Hodgson, berakhir.

Hal itu ditengarai sebagai aksi balasan pihak Nike yang tak terima Kontingen Inggris Raya di Olimpiade London 2012, diendorse oleh pesaing utama mereka, Adidas.

Hingga saat ini, pihak Football Association (FA), masih belum mau memberikan komentar terkait kabar yang erat dengan kegiatan bisnis tersebut. Padahal, pihak Nike diyakini sudah mempersiapkan sebuah model jersey yang akan dikenakan para pemain Inggris pertengahan tahun 2013.

Selain Timnas Inggris, Manchester City yang masih terikat kontrak dengan Umbro hingga 2019 dengan nilai 6 juta Pounds atau sekitar 90 miliar Rupiah per tahun, pun akan mengenakan jersey dengan simbol 'swoosh', mulai musim depan.

Jika benar kesepakatan itu terjadi, maka bisnis alat olahraga di tanah Inggris, bakal didominasi oleh perusahaan asal Amerika Serikat. Terbukti dengan mulai masuknya Warrior sebagai produsen jersey Liverpool.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.