Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 6 Juli 2015 | 14:04 WIB
Hide Ads

Duh, Persib 'Diganggu' Pemain Titipan Pejabat

Oleh : Yogo Triastopo | Senin, 10 September 2012 | 11:52 WIB
Duh, Persib 'Diganggu' Pemain Titipan Pejabat
inilah.com



INILAH.COM, Bandung - Langkah manajemen Persib Bandung mempertimbangkan perekrutan bomber gaek Zaenal Arief mengundang kritikan dari fans maupun pihak lain.

Pemain gaek itu dinilai tak cukup berkualitas untuk mengantikan Noh Alam Shah maupun Marcio Souza yang dilepas usai musim lalu. Kian menjengkelkan bagi para Bobotoh karena mantan bomber Persita Tangerang tersebut masuk karena titipan seorang pejabat.

"Masa Zaenal Arif ditarik kembali, saya baru tahu itu. Saya kira pelatih Djadjang dan asistennya termasuk publik lainnya sudah pasti tahu dan bisa menilai bagaimana kemampuan Zaenal Arief. Kalau direkrut bagi saya jelas tanda tanya," kata eks pemain Persib, Yudi Guntara, saat dihubungi wartawan, Minggu (9/9/12).

Di masa jayanya, Zaenal memang diakui sebagai salah satu bomber papan atas nasional. Ia bahkan sempat memperkuat Timnas Indonesia. Namun di usianya yang 31 tahun, Yudi tak yakin Zaenal masih berguna.

"Secara skill, memang tidak akan hilang. Tapi secara kemampuan, sudah tidak seperti dulu lagi walaupun latihan bersama Persib," Yudi menjelaskan.

Yudi justru menyayangkan manajemen Persib yang melepas Zulkifli Syukur dan Noh Alam Shah. "Kalau Zulkifli Syukur saya akui memiliki kemampuan yang bagus daripada Zaenal Arif. Justru saya menyayangkan Zul dan Along dilepas," kata Yudi.

Sementara itu, manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengakui bahwa masuknya Zaenal merupakan titipan seorang pejabat. Meski demikian, Zaenal hanya diberi kesempatan berlatih. Sementara mengenai kepastian kontrak, semua diserahkan kepada pelatih.

"Saya tidak mau intervensi. Tapi memang saya dihubungi oleh salah seorang pejabat dan menitipkan dia (Zaenal Arief). Pokoknya saya tidak bisa apa-apa dan tidak menjanjikan untuk memasukkannya, biar pelatih saja yang menilai dan memutuskan," ujar Umuh.

Umuh lalu menjelaskan, setelah dua kali menjalani latihan, pelatih mengatakan bahwa kecil kemungkinan bagi Zaenal bisa memperkuat Maung Bandung.

"Setelah Zaenal ikut dua kali latihan, Pak Djadjang sudah bicara dengan saya. Bahwa Zaenal rasanya tidak mungkin untuk bergabung, karena dia sudah tertinggal jauh. Lagian Persib juga kan butuh pemain yang siap pakai," ia menjelaskan.[yob]

16 Komentar

Image Komentar
VIKING DAGO - Rabu, 12 September 2012 | 11:24 WIB
Sudah menjadi rahasia publik kelakuan seperti itu.. mungkin cuma asatu dari sekian banyak yang terungkap media. apa jadinya persib jika terus menerus seperti ini, mengangkat trofi pun hanya impian belaka.
Image Komentar
BUDI BBTOH CRB - Rabu, 12 September 2012 | 11:09 WIB
Zaenal arif bukanny tidak tepat tp lebih tepatny lg tidak pantas utk brada d skuad persib. kl tetap si "pejabat" ingin zaenal ada d persib, terima aja tp ga d gaji
Image Komentar
WAHYUDIN SOBARY - Rabu, 12 September 2012 | 08:27 WIB
Tos weh gentos namina ulah persib tapi perkkn, naha te era ku barudak tk ,tah kitu ari pejabat ijajah nembak teh sakahayang lambey,tara gaduh emtan ka masyarakat luas
Image Komentar
JOE HART ARIFIN - Rabu, 12 September 2012 | 00:03 WIB
Coba aja dulu, siapa tau udah kayak skillnya javier zanetti
Image Komentar
ABAH GAYOT - Selasa, 11 September 2012 | 17:29 WIB
Siapa nama pejabat itu? coba dikorek sama jabar.com

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.