Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 3 Agustus 2015 | 05:25 WIB
Hide Ads

"Ferguson Peduli Tragedi Hillsborough"

Oleh : Reza Adi Surya | Minggu, 23 September 2012 | 00:30 WIB
ist

INILAH.COM, Liverpool - Legenda sekaligus mantan pelatih Liverpool, Kenny Dalglish, mengaku bahwa Sir Alex Ferguson langsung menelepon dan menawarkan bantuannya usai tragedi Hillsborough tahun 1989 silam.

Menurut Dalglish, Ferguson adalah orang pertama yang menawarkan bantuan kepada Liverpool usai tragedi Hillsborough ketika pertandingan semifinal Piala FA antara Nottingham Forest kontra Liverpool. Meski Manchester United dan Liverpool musuh bebuyutan, hal itu tak membuat Ferguson berpangku tangan.

Dalglish yakin fans 'Setan Merah' akan menghormati tragedi Hillsborough saat keduanya bentrok malam nanti di Anfield. Keyakinan Dalglish semakin kuat setelah Ferguson mengirim surat kepada fans MU agar tidak menyanyikan lagu-lagu sindiran terkait tragedi yang menewaskan 96 fans Liverpool.

"Ketika tragedi Hillsborough terjadi tahun 1989 silam, Ferguson langsung menelepon untuk menawarkan bantuan untuk Liverpool," ujar Dalglish kepada the Daily Mirror.

"Banyak pihak yang beragam menilai sosok Ferguson. Sebagian mencintainya, sebagian membencinya, tapi ketika terjadi suatu bencana seperti Hillsborough, Ferguson jadi orang pertama yang menawarkan bantuan," Dalglish menambahkan.

"Meski rivalitas antara MU dan Liverpool sangat kental, hal itu tidak menghentikan Ferguson untuk menawarkan bantuannya dan itu memang ia lakukan tahun 1989 silam. Untuk itu, saya yakin semuanya berjalan lancar saat pertandingan di Anfield nanti," ia menutup.

Untuk mengenang tragedi Hillsborough, sebelum pertandingan dimulai, Steven Gerrard dan Nemanja Vidic akan melepas 96 balon merah ke udara.

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.