INILAH.COM, Manchester - Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, mengaku menyesal gagal mendapatkan penyerang Robin van Persie pada bursa transfer awal musim ini.
Van Persie akhirnya memilih berlabuh di Manchester United, setelah meninggalkan Arsenal, dengan nilai transfer sebesar 24 juta pound (330 miliar rupiah).
Sebelumnya, City sempat bersaing dengan MU untuk mendapatkan tandatangan sang pemain. City dan MU sama-sama memulai penawaran pada nilai 15 juta pound, namun keduanya ditolak karena Arsenal meminta minimal 20 juta pound. Meski pemilik klub punya sumber dana melimpah, Mancini gagal meyakinkannya untuk membeli pemain berusia 29 tahun itu.
Kegagalan mendapatkan Van Persie menjadi kekecewaan terbesar Mancini, setelah sebelumnya juga gagal mendapatkan Eden Hazard, yang memilih Chelsea.
“Ya, saya ingin mendapatkannya,” ujar Mancini seperti dilansir The People. “Tak diragukan lagi, dia pemain papan atas. Dia mencetak setidaknya satu atau dua gol setiap laga, dan tak diragukan lagi bahwa dengan adanya Van Persie di tim Anda, peluang Anda untuk menang kian besar.”
Shekh Mansour, pemilik City, baru bersedia membuka kran uangnya menjelang penutupan bursa transfer, saat semua pemain bintang sudah menandatangani kontrak baru. Mancini pun harus puas dengan pemain yang tersedia, yang akhirnya diborongnya.
Javi Garcia, Scott Sinclair, Maicon, Matija Nastasic dan Jack Rodwell adalah pemain baru City musim ini. Selain Rodwell, semuanya bergabung di penghujung bursa transfer, saat liga sudah berjalan.
“Kami mendapatkan pemain baru hanya dua atau tiga hari sebelum bursa transfer ditutup dan mungkin pemain-pemain ini belum kenal rekan baru mereka dan butuh waktu (beradaptasi),” katanya.
City saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen Liga Primer Inggris, terpaut empat poin dari lima laga dengan pemuncak klasemen, Chelsea.