Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 09:14 WIB

Inilah Kronologi Kematian Bruno Zandonadi

Oleh : Arie Nugroho | Sabtu, 13 Oktober 2012 | 20:43 WIB

Berita Terkait

Inilah Kronologi Kematian Bruno Zandonadi
Bruno Zandonadi - ist

INILAH.COM, Tangerang - Bruno Zandonadi akhirnya tutup usia infeksi otak. Berikut kronologi dari saat dirinya masuk rumah sakit hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Bruno sempat koma selama empat hari, sebelum akhirnya meninggal di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Usada Insani, Tangerang, Banten pada Sabtu (13/10/2012) sekitar pukul 09.00 WIB. Penyebab kematiannya akibat radang selaput otak.

Sahabat Bruno, Christian Carrasco, menuturkan bahwa Bruno sudah lama mengeluhkan sakit di kepalanya. Namun, Bruno tidak terlalu menggubris penyakitnya tersebut.

"Bruno sudah lama mengeluh kepalanya sakit, namun, dibiarkan saja dan tidak dibawa ke dokter. Senin kemarin dia masuk rumah sakit untuk menjalani perawatan dan baru ketahuan penyakitnya. Kata dokter dia menderita Radang Selaput Otak," ujar Carrasco.

"Hari Kamis kondisi Bruno menurun dan pernapasannya dibantu oleh alat bantu napas. Kondisinya tidak kunjung membaik, sampai akhirnya meninggal dunia pada Sabtu pagi," ia menambahkan.

Bruno meninggalkan seorang istri, Annisa Sanjaya , dan seorang putri bernama Isabel Nezwa Zandonadi. Bruno memulai kiprahnya di Indonesia dengan bergabung bersama Petrokimia pada 2004. Setelah itu, ia pun melanglang buana di klub-klub besar, seperti Persita, Persikota, Persiba Balikpapan dan PSIS Semarang.

Sebelumnya, jenazah Bruno rencananya bakal dimakamkan di tanah kelahirannya, Brasil. Namun, tidak jadi dilakukan karena satu dan lain hal. Bruno rencananya dimakamkan di Selapajang, Cisoka, Tangerang. Sebelum dimakamkan dia disemayamkan di Rumah Duka, Boen Tek Bio, Tangerang.[yob]

Komentar

Embed Widget
x