Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 Mei 2015 | 14:13 WIB
Hide Ads

Walikota Kediri Dituduh Rusak Persik

Oleh : Irvan Ali Fauzi | Senin, 5 November 2012 | 10:35 WIB

Berita Terkait

Walikota Kediri Dituduh Rusak Persik
Walikota Kediri Samsul Ashar - IST

INILAH.COM, Kediri Walikota Kediri Samsul Ashar mendapat anggapan tidak sedap dari pecinta tim sepakbola Persik Kediri.

Walikota yang berprofesi sebagai dokter itu dinilai sudah merusak tim Macan Putih, karena tidak mampu mengelola klub yang pernah mencapai puncak prestasinya pada tahun 2003 lalu

Anggapan miring yang ditujukan kepada Walikota Samsul Ashar tersebut muncul melalui selebaran. Walikota Samsul Ashar merasa prihatin dengan adanya penilaian buruk yang ditujukan kepadanya. Pasalnya, dia merasa, selama ini sudah berjuang keras membesarkan Persik

" Dipikir saya tidak memperhatikan Persik. Ada selebaran yang berisi Dokter Samsul Ashar, spesialis luar dalam sudah merusak Persik. Ini kan tidak benar," ujar Samsul Ashar, sambil tersenyum, Senin (05/11/2012)

Anjloknya prestasi Persik, kata Samsul Ashar, karena banyak faktor. Yang paling dominan adalah sulitnya mencari dana untuk operasional tim. Semenjak pemerintah melarang penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembiayaan klub sepakbola profesional, pihaknya kebingungan mencari dana.

Bahkan, Samsul Ashar mengaku, harus merelakan mobil barunya raib untuk mempertahankan Persik. Mobil berharga Rp 450 juta itu, dia jual untuk mendatangkan pemain asing. Tetapi, karena awam dalam bursa legiun impor, akhirnya menjadi korban permainan dari agen transfer pemain.

" Mobil pribadi saya seharga Rp 450 juta masuk untuk membiayai Persik dan tidak kembali. Seperti itu, saya masih dianggap tidak memperhatikan Persik," keluhnya.
Persik sendiri saat ini masih mengalami krisis keuangan. Persik memiliki tunggakan dana kepada pihak ketiga hingga Rp 2 milyar lebih. Itu terjadi, karena janji sokongan dana dari konsorsium dan PT. LPIS belum terbayarkan penuh. [beritajatim]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.