Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 13 Desember 2017 | 17:44 WIB

Konflik PSSI Harus Diselesaikan Lewat Kongres

Oleh : Farid Kusuma | Sabtu, 12 Januari 2013 | 00:15 WIB
Konflik PSSI Harus Diselesaikan Lewat Kongres
Agung Laksono - Inilah.com
facebook twitter


INILAH.COM, Jakarta - AFC yang diberi mandat oleh FIFA untuk membantu penyelesaian konflik di tubuh induk organisasi sepak bola Indonesia, memberi kewenangan kepada KOI untuk mengatur Kongres PSSI, dengan peserta sesuai KLB Solo, 9 Juli 2011.

Hal itu ditegaskan oleh Agung Laksono, saat memberikan keterangan pers terakhirnya selaku Plt. Menteri Pemuda dan Olahraga, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat malam (11/1/13).

"Penyelesaian masalah ini ya harus lewat Kongres dengan peserta yang sesuai dengan KLB Solo, seperti yang telah disepakati dalam MoU di Kuala Lumpur," ucap Agung.

"Komite Olimpiade Indonesia diberi kewenangan oleh FIFA dan AFC untuk mengawal ke arah sana," seru pria yang kembali menjabat sebagai Menkokesra.

Tepatnya pada 10 Desember 2012, kedua kubu PSSI sempat menggelar Kongres versinya masing-masing. Kubu PSSI pimpinan Djohar Arifin mengadakan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sedangkan PSSI KLB Ancol mengambil tempat di Hotel Sultan, Jakarta.

Namun, kedua kongres tersebut sama-sama tak mendapat pengakuan dari Menpora dan AFC. Pasalnya, kegiatan itu tak berdasarkan nota kesepahaman (MoU) di Kuala Lumpur, tertanggal 7 Juni 2012.

Dengan demikian, sikap PSSI yang mencabut MoU secara sepihak dan menggelar kongres atas dasar statuta PSSI Pasal 23 ayat 2 tidak sah. Agung pun mendorong dua belah pihak dan KOI untuk melaksanakan hasil pertemuan di Jakarta.

"Saya kira harus sesuai dengan MoU. Nanti KOI yang akan mengatur formulanya seperti apa. KOI akan mengatur kongres seperti apa, " tandas mantan Menpora era Pemerintahan Presiden Soeharto.[iaf]

Komentar

 
x