Minggu, 21 Desember 2014 | 22:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PSSI Tetap Tak Akui Persebaya 1927
Headline
(Foto: istimewa)
Oleh:
Bola - Selasa, 16 April 2013 | 07:02 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, meminta kepada Persatuan Sepak bola Indonesia (PSSI) untuk mengakui keberadaan Persebaya 1927. Namun, hal itu ditolak oleh Sekjen PSSI, Hadiyandra.

Persebaya memang terpecah menjadi dua di tahun 2010 lalu. Beberapa pengurus Persebaya memutuskan untuk membentuk Persebaya 1927 demi tampil di Liga Prima Indonesia (LPI), setahun kemudian Kompetisi ini berubah menjadi Liga Primer Indonesia (IPL) setelah disahkan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. Sementara, pengurus tersisa tetap bermain di Divisi Utama, di bawah payung PT. Liga Indonesia.


Melalui keputusan Kongres Luar Biasa PSSI 17 Maret lalu, Persebaya 1927 dilarang tampil lagi karena Persebaya yang sah adalah yang bermain di Divisi Utama. Keputusan tersebut mendapat tentangan dari fans fanatik Persebaya, Bonek. Mereka melakukan demo di kantor Walikota, Senin (15/4/2013) untuk meminta kejelasan nasib Persebaya 1927.

Atas desakan tersebut, Tri mengirim surat kepada PSSI dan meminta mereka untuk mengakui Persebaya 1927.

"Keputusan itu adalah keputusan kongres 17 Maret. PSSI tidak mempunyai wewenang apa-apa. Sekalipun itu Pak Djohar Arifin, Pak La Nyalla dan anggota Exco lainnya tidak mempunyai kewenangan untuk membatalkan keputusan kongres," ujarnya.

"Hasil keputusan kongres tidak bisa dibatalkan begitu saja. Kalau mau dibatalkan ya harus lewat kongres juga. Kalau dibatalkan begitu saja, nanti menyalahi statuta," ia melanjutkan.

"Persebaya itu kan milik masyarakat Jatim. Jika Persebaya 1927 sesuai dengan keputusan KLB 17 Maret yang lalu tidak boleh berkompetisi, saya pikir, Persebaya DU mau menampung pemain Persebaya 1927 selama mereka memenuhi syarat dan mempunyai kualitas," ia menuntaskan. [arn]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
11 Komentar
angga septyawan
Rabu, 24 April 2013 | 00:14 WIB
seperti apa pun persebaya,tetep 1927 yg kami dukung kita adu saja DU dan 1927, bonek tc tak terhitung, dimana2 ada kami sll dukung persebaya 1927, kami bukan anarki tp kami adalah bonek revolusi kami tdk akan kyak begini kalau kami tdk terzholimi, kami asli kami 1927 dan kami asli surabaya salam satu nyali "wani" di adu saja di lapangan hijau saja lah DU dan 1927, siapa yg menang dia yg maen di isl, dan q tetep dukung 1927
SILAHKAN BONEK DATANG KE JAKARTA
Rabu, 17 April 2013 | 13:34 WIB
silahkan bonek bonek datang ke jakarta,..the jakmania,.Masyarakat Betawi Rempug,..satpol PP,..Polisi,..Marinir,..akan berhadapan dgn kalian,.pemberontak! Masyarakat surabaya pada masa perjuangan adalah pejuang berani mati,..kalo sekarang,..tidak lbh dr sekumpulan preman pasar dan jalanan yg mengacaukan keamanan dan ketertiban,..dan itu harus di basmi
wahyu budiarto423@ymail.com
Selasa, 16 April 2013 | 22:40 WIB
OK PARA BONEK JGN MENYERAH UNTUK MEMEBELA PERSEBAYA KITA SALAM SATU NYALI WANI!!!!!!!
dablongan thok
Selasa, 16 April 2013 | 21:13 WIB
preman ya....tetep gaya preman, kalau mau gaya seperti itu pendukung klub klub isl kemaren pada saat ipl di anak emaskan pssi udah rame tu.., tapi pendukung klub2 isl dah dewasa sob,,,bisa bedakan mana tanggung jawab manajemen mana tanggung jawab pendukung tim. SALAM ADU JOTOS>>>JOSSS
gatoloco
Selasa, 16 April 2013 | 14:49 WIB
maunya bonek itu persebaya maen di papan atas ngga mau maen di div utama musim depanpun jg bgt, andaipun asli ya sdh nggak di akui spt persibo dan persema mau lg hayo?
sawin
Selasa, 16 April 2013 | 14:31 WIB
KLU PSSI TIDAK MENGAKUI PERSEBAYA 1927 ITU BETUL, KRN YANG DIAKUI ADALAH PERSEBAYA 1928.1929.1930.1931.1932.1933.1934.1935.1936.1937.1937.1939 DAN SETERUSNYA.....NGERTI KALIAN KAN?
rudi gariz keraz militan
Selasa, 16 April 2013 | 13:02 WIB
dari pada mumet2 mikirna persebaya mending dkung arema ae seng jelas
Selasa, 16 April 2013 | 12:14 WIB
Kalau pake gaya bonek yang main ancam dan hantam kromo, sampai kiamat juga debat soal Persebaya gak akan selesai... tirulah cara Persija yang melawan kloningannya lewat jalur hukum dan akhirnya dimenangkan oleh pengadilan... mungkin prosesnya lama, tapi lebih elegan ketimbang main ancam kayak preman...
harrys
Selasa, 16 April 2013 | 11:36 WIB
kalian sebagai bonek sy akui kalian punya keberanian baik tapi apa kalian ga berpikir setelah kalian berjuang, berkorban habis - habisan apa yang kalian dapat ? jawabannya adalah tidak ada. sadarlah kalian cuma di manfaatkan sama bos-bos persebaya kloningan itu. kita sebagai suporter hanya untuk memeriakan saja, bersenang-senang. jadi jangan sampai kita dimanfaatkan oleh orang lain
mamatsipak
Selasa, 16 April 2013 | 10:07 WIB
Betul betul betul, Persebaya 1927 adalah tim kloningan dan kalo mau ikut kompetisi sebaiknya harus lewat kompetisi divisi III, kalo persebaya bekualitas saya yakin 3-4 tahun bisa masuk kompetisi ISL, salam persebaya
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER