Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 28 Juli 2017 | 05:44 WIB

Ketua The Jak: Bobotoh yang Tak Mau Berdamai

Oleh : Cakrayuri | Selasa, 2 Juli 2013 | 19:44 WIB
Ketua The Jak: Bobotoh yang Tak Mau Berdamai
ilustrasi - (Foto : istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Ketua The Jak Mania, Lariko Rangga Mone curhat dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo mengenai ulah Bobotoh (suporter Persib) kepada dirinya. Menurut Lariko, suporter Persib Bandung itu tak mau berdamai dengan The Jak Mania.

Lariko hadir di Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk memenuhi panggilan Roy Suryo terkait penyerangan bus skuat Persib yang dilakukan oleh suporter Persija Jakarta pada Sabtu (22/6/2013) lalu.

Dia sempat bercerita kepada Menpora kalau setiap menemani laga tandang Persija ke Bandung, dirinya selalu mendapat ancaman pembunuhan dari Bobotoh. Lariko menambahkan suporter Persib tak mau berdamai dengan Jak Mania.

"Setiap saya menemani Persija di Bandung pasti selalu mau dibunuh. Bahkan saat saya berada di stadion mereka (Si Jalak Harupat), Bobotoh berteriak kepada saya bunuh The Jak," cerita Lariko kepada Roy Suryo di Kemenpora, Jakarta, Selasa (2/7/2013).

"Pada tahun 2004, saya datang ke paguyuban antara The Jak dan Bobotoh. Saya datang sendiri ke Bandung untuk melakukan aksi perdamaian, tapi Bobotoh mengatakan entong (jangan) damai," dia melanjutkan ceritanya.

Lariko juga mengecam aksi brutal yang dilakukan sekelompok oknum suporter yang mengatasnamakan The Jak dengan menyerang bus Persib saat hendak ke Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dia pun siap melakukan aksi perdamaian dengan Bobotoh.

"Saya mengecam keras aksi yang dilakukan orang dengan mengatasnamakan The Jak Mania. Polisi harus tuntas menyelesaikan masalah ini," ujarnya.

"Saat Persija melakukan pertandingan melawan Persib di Jakarta, saya selalu mengharamkan The Jak Mania menggunakan kostum bernada rasisme. Sampai detik ini, kami siap melakukan perdamaian," pungkas Lariko.[yob]

 
x