Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 30 April 2017 | 15:59 WIB

Leicester Sudah Temukan Pengganti Ranieri?

Oleh : Dio Handrian | Rabu, 1 Maret 2017 | 09:01 WIB
Leicester Sudah Temukan Pengganti Ranieri?
Pelatih Craig Shakespeare - (Foto: GettyImages)
facebook twitter

INILAHCOM, Leicester - Para pemain Leicester City menginginkan Craig Shakespeare, yang saat ini menjadi pelatih sementara The Foxes, sebagai pelatih utama tim.
Posisi pelatih utama Leicester sedang kosong setelah manajemen klub memecat Claudio Ranieri pekan kemarin, sehari setelah kekalahan The Foxes 1-2 dari Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan Stadium dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (23/2/2017).
Pihak manajemen klub memutuskan untuk memecat Ranieri karena dinilai gagal membawa Jamie Vardy dkk meraih hasil baik musim ini. Dalam lima laga terakhir Leicester di Liga Premier Inggris saat Ranieri masih menjabat sebagai pelatih, mereka gagal meraih satu kemenangan pun sehingga menyebabkan Leicester harus berada di posisi ke-17 klasemen sementara, hanya satu peringkat di atas zona degradasi.
Padahal, di musim sebelumnya, pelatih 65 tahun berhasil mencetak sejarah baru klub dengan mengantar Leicester merengkuh trofi Liga Premier Inggris untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
Manajemen The Foxes pun bergerak cepat dalam mencari nama pengganti Ranieri. Beberapa nama kandidat pun muncul. Rumor terakhir menyebut nama Roberto Mancini merupakan kandidat paling kuat untuk menjadi pelatih Leicester. Kemudian, Roy Hodgson pun disebut sebagai salah satu pilihan.
Sambil menunggu pelatih baru, manajemen klub menunjuk asisten pelatih Ranieri, Craig Shakespeare sebagai pelatih sementara. Siapa sangka, di bawah arahan Shakespeare Leicester mampu mengalahkan Liverpool, Selasa (28/2/2017) kemarin, dengan skor 3-1. Hasil tersebut mengangkat posisi mereka ke urutan 15 menjauhi zona degradasi.
Usai pertandingan tersebut, para pemain menyatakan dukungannya agar Shakespeare diangkat menjadi pelatih utama menggantikan Ranieri.
"Shakespeare adalah sosok yang dihormati pemain di ruang ganti dan para pemain berharap ia mendapatkan pekerjaan (sebagai pelatih) itu," tutur sebuah sumber kepada The Mirror.
Sumber: The Mirror

x