Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 04:39 WIB

Jacksen Tiago Sindir Regulasi Batasan Usia Pemain

Oleh : Arif Budiwinarto | Senin, 20 Maret 2017 | 10:11 WIB
Jacksen Tiago Sindir Regulasi Batasan Usia Pemain
Pelatih Barito Putera, Jackson Tiago - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Banjarmasin Pelatih Barito Putera, Jackson Tiago, menyindir regulasi mengenai pembatasan usia pemain yang ditetapkan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk gelara Liga 1.

PSSI membolehkan setiap tim peserta Liga 1 menurunkan satu pemain berusia di atas 35 tahun. Saat ini, Barito Putera tercatat hanya memiliki satu pemain berumur di atas 35 tahun, yakni Ambrizal. Tak mau terpancing lebih jauh apakah ia bakal memikirkan kehadiran marquee player di timnya atau tidak, Jacko pun buru-buru melontar pernyataan mengagetkan.

"Kalau perlua saya nanti yang akan ikut bermain," ujarnya dalam jumpa pers usai Barito Putera menang 3-1 dari Putra Kalteng FC dalam laga ujicoba di Stadion 17 Mei, Minggu (19/3/2017) kemarin.

Pernyataan pelatih asal Brasil itu hanya bergurau. Ia memastikan cukup dengan seorang Ambrizal di timnya yang berusia diatas 35 tahun. Sedangkan untuk regulasi pemain bintang dunia (marquee player) ia tidak terlalu memikirkannya.

Yang justru sedikit menyita pemikiran adalah keharusan menurunkan pemain usia 23 tahun (U-23) sejak menit pertama, serta dihapuskannya kompetisi usia 21 tahun (U-21) dan diganti menjadi usia 19 tahun (U-19).

Pasalnya, kubu Barito Putera sudah cukup matang menyiapkan pasukan mudanya untuk bertempur di Liga 1 U-21 pada musim kompetisi 2017. Menurut Jacko, tim besutannya saat ini memiliki lima hingga enam pemain U-23.

"Saat mengikuti babak penyisihan Piala Presiden 2017 di Bali, kami masih punya sebelas pemain U-23. Karena itu dalam pekan ini juga kami ada rencana mencari tambahan barisan pemain muda. Jelas bukan perkara yang mudah mencari pemain muda berkualitas dalam waktu relatif pendek, tapi kami akan berusaha memenuhi regulasi," ujarnya.

Manajer Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, melalui asisten manajer Syarifuddin Ardasa mengatakan penghapusan kompetisi U-21 yang kemudian digantikan dengan U-19, memaksa pihaknya harus segera merombak formasi tim junior yang sebenarnya sudah terbentuk. Dari 22 pemain yang siap memperkuat tim U-21, hanya sembilan di antaranya yang masuk kategori U-19 atau bertahun kelahiran 1998 ke bawah.

"Sebelumnya kami sudah melakukan seleksi pada saat pembentukan tim U-21 yang diikuti sekitar 500 peserta. Karena sekarang PSSI menggelar kompetisi U-19, kami harus menyesuaikan dengan regulasinya. Oleh karenanya persoalan ini segera kami bahas dalam rapat internal klub," imbuh Syarifuddin Ardasa.

Di bagian lain, mengenai rencana uji coba berikutnya setelah dua kali menantang tim Liga 2, Martapura FC dan Kalteng Putra FC, menurut Jacko masih ada beberapa agenda uji coba yang bakal dilakoni Barito Putera. Mantan pelatih Persipura itu menambahkan dia lebih memilih uji coba yang memakai sistem home and away ketimbang turnamen.

"Kami sudah punya rencana akan menjajal sesama tim Liga 1. Nanti kalau sudah pasti akan saya informasikan," pungkas Jacko.

 
x