Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 17:18 WIB

Ada Wacana Larang Pecat Pelatih di Tengah Musim

Oleh : Reza Adi Surya | Selasa, 21 Maret 2017 | 10:09 WIB
Ada Wacana Larang Pecat Pelatih di Tengah Musim
(Foto: soccerway)
facebook twitter

INILAHCOM, Manchester - Ada sebuah wacana menyeruak di Inggris yang melarang sebuah klub memecat pelatih saat musim tengah berjalan. Wacana tersebut mendapat dukungan dari legenda Manchester United, Gary Neville.

Memecat pelatih di tengah musim bergulir bukan hal aneh di sepak bola, terutama di Inggris. Sudah ada beberapa pelatih yang menjadi korban pemecatan di Liga Primer Inggris ketika musim masih berjalan. Salah satu yang mengejutkan tentu pemecatan Claudio Ranieri, yang berhasil membawa Leicester City juara Liga Primer Inggris musim lalu.

Wacana ini semakin menguat setelah Middlesbrough memecat Aitor Karanka beberapa waktu lalu sekaligus menjadi pelatih keenam yang dipecat selama musim bergulir.

"Saya akan mendukung ide tersebut dimana seorang pelatih tidak bisa dipecat selama musim berjalan. Ketika Anda memulai sebuah musim dengan seorang pelatih, maka ia harus terus menjadi pelatih sepajang musim," ungkap Neville, dikutip dari Soccerway.

"Dunia sepak bola pasti akan mendukung, dilihat dari sisi profesionalisme. Tapi, saya tak yakin ide tersebut akan mendapat dukungan dari pemilik klub," tambahnya.

Leicester City mengalami perbaikan dari segi hasil dan peringkat sejak Ranieri dipecat. Tapi, bagi Neville tak selamanya mengganti pelatih di tengah jalan bisa memberikan dampak baik.

"Ada beberapa contoh penggantian pelatih di tengah musim berhasil dan ada juga sebaliknya. Saya tak yakin ada perbedaan di antara keduanya," tandasnya.

 
Embed Widget

x