Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 27 April 2017 | 16:09 WIB

Vardy Dapat Ancaman Pembunuhan dari Fans Leicester

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 21 Maret 2017 | 07:36 WIB
Vardy Dapat Ancaman Pembunuhan dari Fans Leicester
(Foto: goal)
facebook twitter

INILAHCOM, Leicester - Pemecatan Claudio Ranieri dari kursi kepelatihan Leicester City menyisakan pengalaman buruk bagi Jamie Vardy. Ia mengaku pernah mendapat ancaman pembunuhan dari fans The Foxes.

Setelah sukses mengantarkan The Foxes menjuarai Liga Premier Inggris untuk pertama kalinya di musim lalu, Ranieri dianggap sebagai pahlawan oleh fans Leicester.

Sayangnya, Ranieri gagal mengulang cerita indah bersama Leicester musim ini. Performa Si Rubah berbanding 180 derajat dari apa yang mereka tampilkan di musim sebelumnya. Bahkan, sang juara bertahan sempat berada di peringkat ke-17 dengan hanya berselisih satu poin dari zona degradasi.

Melihat fakta tersebut, manajemen klub memutuskan untuk memecat Ranieri pada 24 Februari lalu. Pemecatan tersebut ikut menyeret sejumlah nama pemain yang diklaim berkonspirasi agar juru taktik 65 tahun itu cepat meninggalkan klub.

Salah satu nama yang kerap disebut-sebut berada di belakang pemecatan Ranieri adalah Jamie Vardy. Penurunan performa penyerang 29 tahun itu dinilai membawa dampak signifikan terhadap penampilan tim.

Seketika itu, Vardy menjadi musuh bagi para fans. Dimana pun ia dan keluarganya berada, para fans kerap melakukan teror dan hinaan.

"Di luar sana, orang-orang melompat ke jalanan dan membuat Anda berada dalam ancaman pembunuhan baik kepada keluarga, anak-anak Anda, segalanya di media sosial," kata Vardy kepada Goal.

"Jujur saja, saya mengalaminya setiap pekan. Fans sepak bola tidak pernah seperti itu kepada saya. Saya mendapat hinaan di setiap stadion saya bermain. Inilah bagian dan hadian dari sepak bola," ia memungkasi.

Leicester berusaha bangkit di sisa musim yang ada. Mereka resmi mengangkat Craig Shakespeare sebagai pelatih baru. Di bawah asuhan pelatih 63 tahun posisi Leicester di tabel klasemen naik ke peringkat 15 serta mereka juga berhasil lolos ke perempatfinal Liga Champions Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah.

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x