Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Juni 2017 | 22:48 WIB

Essien dan Cole Terancam Dideportasi

Oleh : Rianto Nurdiansyah | Selasa, 18 April 2017 | 05:12 WIB
Essien dan Cole Terancam Dideportasi
Manajer Persib, Umuh Muchtar - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Bandung - Dua pemain asing Persib Bandung, Michael Essien dan Carlton terancam dideportasi karena hingga saat ini belum mengantongi KITAS (Kartu Izin Tinggal Sementara).

Adalah Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang berencana melaporkan Essien dan Cole ke Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi karena belum memiliki KITAS, tapi sudah bermain saat Persib bermain imbang tanpa gol lawan Arema FC, Sabtu (15/4/2017) lalu.

Terkait ancaman BOPI, manajer Persib, Umuh Muchtar mengaku kecewa. Menurut dia, harusnya setiap insan olahraga ikut bangga karena dengan adanya Essien dan Cole nama Indonesia kian mendunia.

"Dia (Essien dan Cole) jelas mau kerja dengan Persib dan harusnya bangga karena Indonesia bisa mendunia," kata Umuh, di Mes Persib, Senin (17/4/2017).

Meski demikian, Umuh mengakui hingga saat ini Essien dan Cole belum mengantongi KITAS. Tapi, Umuh menegaskan sudah mengajukan permohonan KITAS sejak 12 April lalu.

"Surat sudah jalan, kira-kira tanggal 12 (April) sudah diajukan, masih proses-lah. Kalau tidak mengizinkan main BOPI ada apa? Aneh," tambahnya.

Lebih lanjut, Umuh mengatakan, harusnya teguran dialamatkan BOPI kepada Dirjen Imigrasi, bukan Persib karena proses mendapatkan KITAS harusnya tak memakan waktu lama karena Essien dan Cole sudah jelas asal usulnya.

"Seharusnya tidak lama karena sudah jelas siapa namanya dan dari mana negaranya, semua orang tahu kan dia pemain dunia bukan orang imigran gelap," ungkapnya.

"Kita lapor dulu, saya nanya pentinggi PSSI, katanya enggak ada masalah jalan saja. kalau tidak boleh bubarkan saja semuanya orang asing di sini. Saya mau tanya siapa yang dirugikan? Ini kan sama sama untuk memperbesarkan sepakbola Indonesia. Presiden juga antusias dan perhatian," tandasnya.

Jika ditemukan adanya pelanggaran, bukan tak mungkin Imigrasi akan mendeportasi kedua mantan pemain Chelsea tersebut.[rza]

 
x