Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 26 Mei 2017 | 08:51 WIB

Liga Champions Eropa

Juve Harusnya Juara Bila Merujuk Siklus 7 Tahunan

Oleh : Arif Budiwinarto | Rabu, 10 Mei 2017 | 19:14 WIB
Juve Harusnya Juara Bila Merujuk Siklus 7 Tahunan
(Foto: uefa)
facebook twitter

INILAHCOM, Turin - Juventus memastikan diri melangkah ke final Liga Champions Eropa musim ini. Bila mengacu pada siklus tujuh tahunan, ini saatnya Juve jadi juara.

Juventus lolos dari semifinal usai menundukkan AS Monaco di Juventus Stadium, Rabu (10/5/2017) dini hari WIB, dengan skor 2-1. Sebelumnya, mereka menang 0-2 di leg pertama di Stade Louis II.

Bagi Juve ini adalan laga final keenam mereka di era Liga Champions Eropa ( 1996, 1997, 1998, 2003, dan 2015), jika ditotal dengan capaian mereka saat masih bernama Piala Champions maka jadi final kesembilan.

Si Nyonya Tua kini tinggal menunggu pemenang antara Real Madrid kontra Atletico Madrid yang akan memainkan leg kedua di Vicente Calderon, Kamis (11/5/2017) dini hari WIB.

Juve berambisi memanfaatkan kesempatan ini untuk meraih gelar juara Liga Champions Eropa setelah terakhir kali merasakannya pada 1996 usai mengalahkan Ajax Amsterdam. Setelah itu, Juve selalu gagal dalam empat laga final.

Ada catatan menarik yang bisa menjadi motivasi bagi Juve mewujudkan gelar Liga Champions ketiga mereka. Klub-klub Italia selalu menjadi juara dalam kurun waktu tujuh tahun sekali sejak Milan jadi kampiun pada 1989.

Setelah itu, Juve juara di 1996, Milan di 2003, dan Inter Milan di 2010. Pengecualian untuk Milan yang meraih gelar juara musim 2006-07 usai mengalahkan Liverpool lewat adu penalti.

"Bermain di final kompetisi sebesar Liga Champions Eropa adalah sebuah kesenangan luar biasa bagi setiap orang," kata Dani Alves dalam situs resmi UEFA.

"Kami masih belum meraih apapun, sekarang kami harus membawa piala itu ke Turin," pungkasnya.

Menarik untuk disaksikan apakah Juventus mampu memperpanjang catatan unik tersebut di laga final yang akan digelar di Stadion Millenium Cardiff 3 Juni mendatang.

 
Embed Widget

x