Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 14:56 WIB

Final Liga Europa Bukan Penghakiman Bagi Mourinho

Oleh : Arif Budiwinarto | Sabtu, 13 Mei 2017 | 16:12 WIB
Final Liga Europa Bukan Penghakiman Bagi Mourinho
(Foto: Getty Images)
facebook twitter

INILAHCOM, Manchester - Jose Mourinho berkesempatan memberikan gelar Liga Europa di musim perdana bersama Manchester United. Tetapi, ia menegaskan bahwa hasil akhir laga final tidak bisa dijadikan tolok ukur sukses atau tidaknya.

Sejak ditunjuk menjadi pelatih baru United di awal musim ini, Mou sudah mempersembahkan dua trofi domestik, Community Shield serta Piala Liga Inggris. Namun, dua gelar tersebut dirasa kurang greget dibandingkan prestasi Mou sebelum melatih MU.

The Red Devils dipastikan gagal meraih gelar juara Liga Premier Inggris, peluang mereka finis di empat besar pun terbilang sulit. Liga Europa menjadi trofi mayor yang masih tersisa bagi Michael Carrick dkk.

Di laga final yang akan dihelat di Stockholm, Swedia, pada 24 Mei mendatang, MU akan akan jumpa wakil Belanda, Ajax Amsterdam.

Liga Europa merupakan kompetisi Eropa yang belum pernah dijuarai MU. Selain itu, jadi kampiun Liga Europa sekaligus menjamin satu tempat di fase grup Liga Champions Eropa musim depan. Inilah mengapa Mourinho berulang kali menegaskan targetnya menjuarai Liga Europa.

[Baca juga: Mou dan Kisah 'Pelarian' di Liga Europa Bersama MU]

Mourinho tahu benar dirinya akan jadi sasaran kritik media-media Inggris bila nantinya MU gagal di Liga Europa. Namun, ia memastikan capaian di kompetisi Eropa tak serta membuatnya kehilangan kepercayaan dari manajemen klub.

"Saya pikir kalianlah media yang membuat pemberitaan, saya pikir kalian punya hak untuk mengatakannya," ujar Mou kepada ESPN.

"Tetapi saya pikir manajemen klub tidak berpikir seperti itu. Karena kami bekerja sangat keras."

"Kami memenangkan Piala Liga Inggris, memenangkan Community Shield. Sebelum kami dihantam badai cedera, kami berjuang untuk empat besar."

"Kami melakukan hal ini di klub yang mana tak seorang pun melakukannya di musim pertama, seperti memenangkan trofi, membuat rekor tak terkalahkan di Liga Premier Inggris, dan mencapai final Liga Europa," pungkasnya.

Komentar

 
Embed Widget

x