Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 23 Juni 2017 | 10:26 WIB

Mourinho Hobi Latih Tim yang Sedang Kesulitan

Oleh : Reza Adi Surya | Minggu, 11 Juni 2017 | 14:04 WIB
Mourinho Hobi Latih Tim yang Sedang Kesulitan
(Foto: 101greatgoals)
facebook twitter

INILAHCOM, Manchester - Pelatih Manchester United, Jose Mourinho mengaku senang melatih tim yang sedang dalam kesulitan. Hasilnya, dia mampu memberikan trofi kepada tim-tim tersebut.

Nama Mourinho mulai dikenal banyak orang ketika mampu membawa Porto juara Liga Champions di 2004. Setelah itu, pelatih berusia 53 tahun menghapus dahaga Chelsea dengan menjuarai Liga Primer Inggris dua musim beruntun di 2004/05 dan 2005/06.

Tangan dingin Mourinho berlanjut bersama Inter Milan. Sudah lama tim berjuluk Nerazzurri tak mampu menjuarai Liga Champions. Kedatangan The Special One langsung memberikan Inter tiga gelar sekaligus dalam satu musim di 2009/10, yakni Scudetto, Piala Italia, dan Liga Champions.

Selanjutnya, Mourinho mencoba peruntungan melatih Madrid di 2010 yang saat itu hampa gelar juara dalam beberapa tahun terakhir. Di musim pertamanya, Mourinho memberikan gelar Piala Raja dan diikuti dengan trofi La Liga musim berikutnya.

Tugas lebih berat diambil Mourinho saat memutuskan melatih MU di 2016. Saat itu kondisi Setan Merah sedang limbung pascapensiunnya Sir Alex Ferguson di 2013. Dalam tiga musim terakhir, MU hanya memenangkan satu trofi Piala FA saat dilatih Louis van Gaal.

Di musim pertamanya, Mourinho memang gagal membawa MU juara Liga Primer Inggris. Bahkan, Wayne Rooney dkk. hanya duduk di peringkat enam. Tapi, pelatih asal Portugal mampu memberikan tiga gelar, Community Shield, Piala FA, dan Liga Europa. Dengan keberhasilan juara Liga Europa, otomatis MU langsung lolos ke fase grup Liga Champions musim depan.

"Saya memang payah dalam memilih tim. Saya selalu memilih tim, yang mereka sebut di Inggris, dalam masalah besar. Inter pernah dalam masalah besar, Real Madrid pernah dalam masalah besar, Manchester United juga, dan selalu dalam masalah besar," ujar Mourinho, dikutip dari 101greatgoals.

"Apakah artinya masalah besar tersebut? Itu artinya mereka adalah tim yang ingin menang, tapi masih jauh dari kemungkinan menang. Kapten Real Madrid, yang memenangkan Liga Champions beberapa waklu lalu dan kini sudah tiga kali juara Liga Champiions, ketika saya datang ke Madrid di 2010, dia belum pernah lolos ke perempatfinal. Jangankan semifinal atau final, dia tak pernah mencapai perempatfinal Liga Champions!" tambahnya.

"Kini saya datang ke Manchester United dan Anda tahu berapa banyak pemain-pemain yang ada di sini merasakan gelar juara? Hanya pemain-pemain di era Ferguson yang sudah pernah merasakan. Selebihnya mereka tak tahu apa rasanya menjadi juara," tandasnya.

Tags

 
x