Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 23:48 WIB

Pemecatan Ancelotti karena Ada Musuh dalam Selimut

Oleh : Arif Budiwinarto | Jumat, 29 September 2017 | 08:38 WIB
Pemecatan Ancelotti karena Ada Musuh dalam Selimut
(Foto: marca)
facebook twitter

INILAHCOM, Munchen - Presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness, angkat bicara mengenai pemecatan Carlo Ancelotti. Keputusan tersebut harus diambil karena kondisi internal klub yang sudah tidak kondusif.

Munchen mengumumkan pemecatan Ancelotti kurang dari 24 jam setelah mereka kalah 0-3 dari Paris Saint-Germain (PSG) di matchday kedua Grup B Liga Champions Eropa di Stadion Parc des Princes.

Performa Die Rotten di awal musim ini memang kurang meyakinkan. Dari enam laga yang sudah dimainkan, Thomas Muller dkk sudah menelan dua kekalahan serta sekali imbang. Usai dikalahkan Hoffeinheim 2-0 di laga pembuka Bundesliga, mereka ditahan imbang 2-2 oleh Wolfsburg di pekan keempat padahal sempat unggul dua gol terlebih dulu.

Keputusan Munchen memecat Ancelotti dinilai tepat oleh Hoeness. Menurutnya ada beberapa pemain inti yang memang sudah tidak sejalan dengan pelatih asal Italia tersebut. Namun, dia enggan menyebut siapa pemain dimaksud.

"Ada lima pemain yang berseberangan dengannya dan itu adalah situasi yang tidak mungkin," kata Hoeness dikutip dari laman Marca.

"Sebagai pelatih Anda tidak bisa memiliki lima pemain bintang yang tidak sejalan dengan Anda. Saya belajar dari hidup saya bahwa musuh dalam selimut sangatlah berbahaya. Untuk alasan tersebut kami memilih melakukan perubahan," ia memungkasi.

Pemecatan Ancelotti juga diikuti dengan hengkangnya empat staf pelatih antara lain Davide Ancelotti, Giovanni Mauri, Francesco Mauri, dan Mino Fulco. Sebagai pengganti Ancelotti, Munchen menunjuk Willy Sagnol sebagai pelatih sementara.

Ancelotti menangani Munchen di 2016 menggantikan Pep Guardiola. Di musim perdananya, pelatih asal Italia membawa Munchen juara Bundesliga dengan keunggulan 15 poin dari peringkat dua, RB Leipzig. Ancelotii membawa Munchen menjuarai Piala Super Jerman musim lalu dan musim ini.

Komentar

 
Embed Widget

x