Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 13:09 WIB

Rahasia di Balik Kesuksesan Ronaldo

Oleh : Reza Adi Surya | Kamis, 5 Oktober 2017 | 13:35 WIB
Rahasia di Balik Kesuksesan Ronaldo
(Foto: mirror)
facebook twitter

INILAHCOM, Manchester - Mantan kiper Manchester United, Edwin van de Sar membeberkan alasan mengapa Cristiano Ronaldo bisa menjadi salah satu pemain terbaik di dunia saat ini.

Ronaldo didatangkan MU dari Sporting CP di 2003. Enam tahun bermain di Old Trafford membuatnya berkembang menjadi salah satu pemain muda terbaik saat itu. Puncak kariernya adalah saat membawa Setan Merah menjuarai Liga Champions dan dibarengi dengan trofi Pemain Terbaik di Dunia atau Ballon d'Or.

Setelah menimba ilmu di MU, Ronaldo memutuskan hengkang ke Madrid di 2009 sebagai pemain termahal di dunia. Hingga kini, sudah banyak trofi dan penghargaan kolektif maupun individu serta rekor-rekor yang dipecahkannya.

Saat Ronaldo didatangkan ke MU di 2003, pelatih saat itu Sir Alex Ferguson juga mendatangkan salah satu pemain muda terbaik Inggris, Wayne Rooney, musim berikutnya. Rooney dan Ronaldo sama-sama pemain muda potensial yang bisa menjadi pemain terbaik dunia.

Bedanya, Ronaldo kini benar-benar menjadi pemain terbaik dunia, sementara karier Rooney kini sudah meredup dan kembali ke klub profesional pertamanya, Everton.

Menurut Van der Sar, kunci keberhasilan Ronaldo adalah kerja keras, disiplin, dan tak pernah puas. Pria asal Belanda menyebut, di saat rekan-rekan setimnya selesai berlatih, Ronaldo tetap berlatih seorang diri untuk meningkatkan teknik, skil, dan kemampuan tendangan bebas.

"Keduanya (Ronaldo dan Rooney) sama-sama bekerja keras di lapangan. Tapi Ronaldo selalu menaikkan satu level lebih tinggi. Di luar lapangan, Ronaldo selalu fokus soal istirahat yang cukup dan memperkuat tubuhnya," ujar Van der Sar, dikutip dari Mirror.

"Setelah sesi latihan, dia sering melatih tendangan bebasnya dan meminta saya sebagai penjaga gawang. Saya selalu mengatakan padanya, tak mudah mencetak gol ke gawang saya, lebih baik memakai kiper cadangan saja," tambahnya.

"Ucapan saya membuatnya kesal. Dia tak mau kiper cadangan sebagai teman latihan tendangan bebasnya. Dia memaksa saya sebagai kiper," tandasnya.

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x