Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 16:19 WIB

Budi Setiawan Maju Pemilihan Ketua PSSI Asprov DKI

Oleh : Nandang Permana Sidik | Rabu, 11 Oktober 2017 | 03:04 WIB
Budi Setiawan Maju Pemilihan Ketua PSSI Asprov DKI
Budi Setiawan - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sosok muda yang sudah lama melintang di dunia persepakbolaan Indonesia baik sebagai pengurus di operator Liga maupun sebagai pengurus PSSI Pusat, Budi Setiawan dipastikan maju dalam pemilihan Ketua PSSI Asprov DKI Jakarta.

Untuk maju menjadi orang nomor 1 PSSI Asprov DKI Jakarta, Budi Setiawan mengaku sudah menyiapkan program-program pembinaan untuk membangun sepak bola Jakarta yang akhir-akhir ini mati suri.

Pada pencalonan nanti, Budi Setiawan akan didampingi calon wakil ketum Aldi Karmawan. Dengan tagline Love-Live-Life, Budi optimistis akan mendapatkan dukungan dari anggota Asprov DKI Jakarta.

"Jadi sebelum masuk ke visi dan misi, saya pribadi punya tagline. Taglinenya adalah Love-Live-Life in Football artinya cinta, hidup dan kehidupan itu ada di dalam sepak bola. Kenapa love duluan? Karena cinta ini ada gairah, kita kalau bekerja tanpa gairah itu kosong," kata Budi Setiawan, Selasa (10/10/2017).

"Kecintaan kita ada di sepak bola, begitu pun hidup dan saya ini hidup 11 tahun di bola, saya mengabdikan diri saya untuk sepak bola, karena saya orang Jakarta, saya punya tanggung jawab moral terhadap perbaikan sepak bola di Jakarta," tambahnya.

Ada beberapa hal yang menjadi perhatian di antaranya sepak bola Jakarta dalam hal ini Asprov harus bisa bersinergi yang paling utama adalah dengan PSSI Pusat untuk membicarakan program-program yang berkesinambungan.

"Kedua dengan pemerintah provinsi, karena tanpa adanya sinergi dengan pemerintah provinsi yang notabene adalah orang tua yang sejatinya cabang olahraga di DKI, itu kita penting untuk sinergi dengan pemerintah karena dukungan fasilitas, sumber pendanaan, dukungan perizinan, dan segala macam itu ada di situ," ujarnya.

Selain itu, keberadaan sebuah kompetisi di internal Asprov DKI Jakarta akan menjadi prioritasnya jika terpilih nanti.

"Jantung sepak bola itu adalah kompetisi, sehingga program ke depan itu adalah mengadakan kompetisi, tapi bukan hanya sekadar kompetisi dengan durasi satu, dua dan tiga bulan. Artinya bicara kompetisi itu target kita adalah dalam jangka tidak satu, dua, atau tiga bulan," ungkapnya.

"Tapi, memang jangka panjang. Yang kita kejar itu adalah jumlah pertandingan dan juga berapa kali anak-anak ini bisa tampil, sehingga kompetisi harus berjenjang dari amatir, youth development, dan grassroot. Ini harus digalangkan," pungkasnya.[rza]

Komentar

 
x