Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 13:33 WIB

Bhayangkara FC: Irfan Bachdim Tak Bersikap Dewasa

Oleh : Reza Adi Surya | Senin, 13 November 2017 | 20:32 WIB
Bhayangkara FC: Irfan Bachdim Tak Bersikap Dewasa
Penyerang Bali United, Irfan Bachdim - (Foto: Riset)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bhayangkara FC menyayangkan sikap penyerang Bali United, Irfan Bachdim yang dinilai tak dewasa karena tak mengakui Bhayangkara FC sebagai juara Liga 1.

Bhayangkara FC dinyatakan sebagai juara Liga 1 meski sempat diwarnai kontroversi. Tim asuhan Simon McMenemy menjadi juara dengan mengemas 68 poin. Meski poinnya sama dengan Bali United, Bhayangkara FC unggul head-to-head.

Yang menjadi perhatian adalah, keputusan Komisi Disiplin dengan memberikan kemenangan walk out kepada Bhayangkara FC melawan Mitra Kukar.

Sejatinya, duel tersebut berakhir imbang 1-1. Kemenangan walk out diberikan karena Mitra Kukar memainkan Mohamed Sissoko, yang seharusnya absen di dua laga karena sebelumnya mendapat kartu merah.

Dengan keputusan tersebut, Bhayangkara FC mendapa tiga poin, alih-alih satu poin karena sebelumnya laga berakhir imbang.

Di Instagramnya, Irfan menyebut semua orang Indonesia tahu siapa juara sebenarnya. Menurut kata corporate secretary Bhayangkara FC, Rahmad Sumanjaya, pernyataan pemain berdarah Belanda sangat tak dewasa dan bisa memicu kericuhan karena PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sudah menyerahkan trofi kepada Evan Dimas dkk.

"Nah, fakta-fakta ini apa dikesampingkan begitu saja. Irfan justru berkoar-koar bukan layaknya pemain profesional yang menjunjung tinggi sportivitas. Bisa dibilang Irfan tidak dewasa dan tidak mau menerima kekalahan bahwa timnya hanya runner-up musim ini," ungkap Rahmad, dalam keterangan pers.

"Di kandang Bali kami bahkan menang 3-1. Sedangkan di kandang kami, Stadion Patriot kami menang, 3-2. Lalu di mana unggulnya Bali dari kami musim ini?" tambahnya.

Rahmad berharap, polemik tentang juaranya Bhayangkara FC diakhiri. Dia berharap Irfan bisa legowo menerima kenyataan.

"Apakah ini sikap seorang pemain professional dan nasionalis? Padahal dia kan dinaturalisasi untuk membela Merah Putih. Kami sangat prihatin dengan pernyataan Irfan Bachdim usai tim kami Bhayangkara FC juara. Menurut kami, Irfan harus legowo dan ternyata itu belum dilakukannya," tandasnya.

Komentar

 
x