Find and Follow Us

Rabu, 29 Januari 2020 | 05:40 WIB

Diacuhkan Klub ISL, PSSI Belum Menyerah

Oleh : Arie Nugroho | Kamis, 29 Maret 2012 | 22:55 WIB
Diacuhkan Klub ISL, PSSI Belum Menyerah
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Proses rekonsiliasi kedua yang digelar PSSI kembali diacuhkan klub-klub peserta Indonesia Super League (ISL). Untuk itu, PSSI akan mendatangi satu per satu klub tersebut.

PSSI hari ini, Kamis sore (29/3/2012) WIB, mengundang 12 klub perserta ISL untuk duduk bersama dan mencari solusi pemecahan permasalahan sepakbola nasional di Hotel Crowne, Jakarta.

Ini merupakan proses rekonsiliasi kedua. Di rekonsiliasi pertama, hanya Persib Bandung yang datang memenuhi undangan. Proses rekonsiliasi kedua itu juga kembali diacuhkan oleh Klub-klub ISL. Hingga acara selesai, tak tampak satu pun klub ISL yang datang memenuhi undangan.

Untuk itu, Ketua Tim Rekonsiliasi PSSI, Benhard Limbong, bakal menyambangi satu per satu klub tersebut untuk melakukan pendekatan yang lebih persuasif.

"Hari ini, tidak ada klub yang datang karena berbagai alasan. Hal itu bisa kita terima, tapi PSSI tentu saja tidak akan berhenti sampai disini," ujar Limbong.

"Yang terpenting adalah kita menerima mereka, dan mereka menerima kami. Kongres Palangkaraya memutuskan untuk diadakannya urun rembug. Andai mereka datang, maka akan ada two ways communicate (komunikasi dua arah)."

"Kalau mereka punya usul kita bisa kompromikan. Mudah-mudahan ke depan ada jalan terbaik. Saya yakin niat yang baik akan diridhoi Allah."

"Kita akan lakukan langkah persuasif secara pribadi atau ke klub. Tak ada gunanya gontok-gontokan. Kami yakin dan percaya," tambahnya.

Sayang, upaya PSSI terlihat setengah-setengah.Meski dualisme kompetisi ini menjadi masalah utama yang mengancam kelangsungan PSSI di kancah internasional, tidak satupun pejabat eksekutif PSSI turun tangan berusaha menemui langsung klub-klub yang merupakan anggotanya tersebut.

PSSI kembali hanya menurunkan jajaran pegawainya, seperti Deputi Sekjen Bidang Kompetisi Saleh Mukadar, Ketua Komisi Disiplin Bernhard Limbong, Direktur Legal Rudi Vinantha dan Rudolf Yesayas.

Ketua Umum sendiri berada di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, yang jaraknya hanya 30 menit dari lokasi pertemuan.[yob]

Komentar

x