Find and Follow Us

Minggu, 19 Januari 2020 | 02:11 WIB

Tolak Rekonsiliasi, Klub ISL akan Dipecat Permanen

Oleh : Arie Nugroho | Jumat, 30 Maret 2012 | 00:10 WIB
Tolak Rekonsiliasi, Klub ISL akan Dipecat Permanen
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Sanksi berat kini menanti klub-klub Indonesia Super Legaue (ISL) andaikan terus menolak rekonsiliasi yang dimotori PSSI. Mereka terancam dipecat permanen dari keanggotaan PSSI.

PSSI hari ini, Kamis (29/3/2012) WIB, mengundang 12 klub perwakilan Indonesia Super League (ISL) untuk duduk bersama dan mencari solusi pemecahan masalah sepakbola naasional di Hotel Crowne, Jakarta.

Layaknya rekonsiliasi pertama yang hanya dihadiri Persib Bandung, rekonsiliasi kedua yang digelar PSSI itu kembali diacuhkan. Bahkan, kali ini tak tampak satu pun klub ISL yang datang memenuhi undangan.

Terkait hal itu, Deputi Bidang Kompetisi PSSI, Saleh Mukadar, menegaskan bahwa jika klub-klub tersebut terus menolak proses rekonsiliasi ini, maka mereka terancam dipecat secara permanen dari keanggotaan PSSI.

"PSSI meminta klub-klub di luar PSSI untuk kembali. Hal itu dimaksudkanagar sesuai dengan regulasi, dan para pemain timnas juga merata dari keseluruhan klub," tegas Saleh.

"Kalau menolak hadir, apa alasanya? Jangan sampai undangan belum sampai, tapi sudah tak mau datang," sambungnya.

"Apa keberatannya, apa alasannya? Di kongres kami diminta melakukan upaya mengembalikan mereka ke rumah atau dipecat secara permanen dari keanggotaan PSSI. Kita berharap upaya mengembalikan mereka ke rumah berjalan mulus," tambahnya.

Sebagai langkah selanjutnya, PSSI akan mencoba mendatangi satu per satu klub-klub peserta ISL dan melakukan pendekatan secara personal dan lebih persuasif.

Upaya PSSI terlihat setengah-setengah dalam setiap proses rekonsiliasi yang mereka lakukan.Meski dualisme kompetisi ini menjadi masalah utama yang mengancam kelangsungan PSSI di kancah internasional, tidak satupun pejabat eksekutif PSSI turun tangan.

PSSI lagi-lagi hanya menurunkan jajaran pegawainya, seperti Deputi Sekjen Bidang Kompetisi Saleh Mukadar, Ketua Komisi Disiplin Bernhard Limbong, Direktur Legal Rudi Vinantha dan Rudolf Yesayas.

Pada hari yang sama, Ketua Umum sendiri berada di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, yang jaraknya hanya 30 menit dari lokasi pertemuan.[yob]

Komentar

Embed Widget
x